KOTA JAMBI, LINES.id – Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Jambi menggelar pembukaan “Latihan Potensi SAR” di Kantor Basarnas Provinsi Jambi, Selasa (23/2/2021). Kegiatan pembukaan ini dihadiri oleh beberapa perwakilan instansi dan Organisasi Masyarakat (Ormas) di antaranya BPBD Provinsi Jambi, PMI Provinsi Jambi, AirNav, Kwarda Pramuka, TNI, Polri dan Senkom Mitra Polri Provinsi Jambi.
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Abdul Haris Achadi SH DESS selaku Deputi Bidang Bina Tenaga dan Potensi Pencarian dan Pertolongan Basarnas. Dalam amanatnya, Abdul Haris mengajak seluruh elemen masyarakat bisa sama-sama peduli dengan terjadinya bencana di Indonesia. “Saya mengajak semua elemen masyarakat bisa sama-sama peduli dengan bencana di Indonesia, dalam misi kemanusiaan kita harus bekerja sama,” pesannya.
Materi yang akan diberikan pada Diklat Hight Angle Resque Technica selain materi tertulis dalam bentuk teori akan ada juga materi praktik bahkan simulasi menolong bencana pada ketinggian. Kegiatan pelatihan diikuti oleh 25 peserta yang diundang dari berbagai organisasi dengan tetap memenuhi protokol kesehatan dan akan dijadwalkan selama 6 hari dari tanggal 22-28 Februari 2021. “Pelatihan selama 6 hari ini supaya diikuti dengan tertib, jaga kesehatan dan selalu kerjakan protokol kesehatan,” tambahnya.
Baca juga: Peduli Korban Musibah Kebakaran, Senkom Jambi Bagikan Sembako
Baca juga: Hadiri Sosialisasi Kesbangpol, Senkom Jambi Siap Berperan Optimal
Senkom Provinsi Jambi

Dalam kegiatan pelatihan ini, Andi Susanta ME selaku Ketua Senkom Mitra Polri Provinsi Jambi mengutus Muhaimin SH selaku Ketua Biro Penanggulangan Bencana Search and Rescue (PB SAR) Senkom Mitra Polri Provinsi Jambi. Muhaimin menyampaikan terima kasih karena Senkom menjadi salah satu peserta pelatihan.
“Terima kasih kepada bapak Kepala Basarnas Jambi yang telah mengikutsertakan Senkom menjadi peserta pelatihan ini, besar harapan saya ke depannya Senkom punya andil besar dan berkomitmen dalam penanggulangan bencana yang ada di tanah air,” papar Muhaimin.
Diharapkan dengan kegiatan pelatihan ini akan lebih banyak lagi potensi SAR dari masyarakat maupun organisasi yang bisa ikut membantu ketika bencana datang.












