Recall Avanza Dimulai dari AS hingga ke RI, Begini Kronologinya

  • Bagikan
Recall Avanza
Ilustrasi (Foto: wikipedia.org)

JAKARTA, LINES.id – Toyota Astra Motor (TAM) menyatakan bahwa Avanza termasuk dalam kampanye recall masalah fuel pump. Namun sejauh ini dipahami TAM belum mengumumkannya secara resmi ataupun menginformasikan kepada konsumen yang terlibat.

Dilansir CNN Indonesia, kronologi recall fuel pump Avanza dimulai dari Amerika Serikat, saat produsen komponen Denso menyatakan produk fuel pump buatan mereka bermasalah ke National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) pada April 2020. Recall karena masalah ini dilaporkan meliputi 2 juta unit kendaraan.

Denso lantas melaporkan tambahan recall pada November 2020 untuk sekitar 1,5 juta unit di AS. Bila ditotal recall fuel pump Denso melibatkan 3,53 juta unit yang melibatkan merek Toyota, Ford, Mazda, Subaru, dan Mitsubishi. Denso adalah perusahaan yang dimiliki Toyota, jadi wajar bila mobil-mobil Toyota menggunakan komponen produksinya.

Selanjutnya, pada Maret 2020, Toyota Motor Corporation mengumumkan recall 3,2 juta unit di seluruh dunia karena masalah fuel pump. Lantas pada Oktober 2020 diumumkan lagi tambahan unit sehingga totalnya 5,84 juta unit di seluruh dunia.

Mengikuti arahan prinsipal, Toyota Astra Motor (TAM) sudah menyatakan pada Agustus 2020 ada 36.841 unit mobil Toyota yang kena recall fuel pump di Indonesia, terdiri dari Alphard produksi 2017-2018, Corolla produksi 2018, FJ Cruiser produksi 2013-2014, dan Kijang Innova, Fortuner, serta Hilux produksi 2017-2019. Saat pengumuman pada Oktober 2020 itu TAM tidak menyebut Avanza terlibat.

Baca juga: Toymin, Toyota Agya yang Disulap Jadi Morris Mini

Baca juga: Lelang Toyota Alphard Seharga Rp 145 Juta, Mau?

 

Recall Avanza

Recall karena fuel pump terendus menjalar sampai Avanza setelah Toyota mengumumkan recall mobil ini di Malaysia pada 4 Maret 2021. Toyota Malaysia menarik kembali 3.293 unit Avanza.

Unit Avanza di Malaysia merupakan mobil impor utuh yang diproduksi Astra Daihatsu Motor (ADM) di Indonesia. Menariknya justru negara impor yang mengumumkan recall lebih dulu ketimbang negara asal produksinya. ADM menyatakan bakal mengeluarkan pernyataan resmi terkait recall itu, termasuk keterlibatan Daihatsu Xenia, pada 18 Maret.

Direktur Pemasaran TAM Anton Jimmi sudah menyatakan sejumlah Avanza di Indonesia bakal tarik dari tangan konsumen untuk dilakukan penggantian pada komponen fuel pump, namun sejauh ini belum ada pernyataan kapan itu dilakukan.

“Ya kami juga baru dapat infonya dari Toyota global, mereka mengumumkan adanya recall ini, di mana beberapa negara di Asia termasuk Indonesia termasuk ya, detailnya masih kami pelajari,” kata Anton.

Anton menambahkan, saat ini kami sedang koordinasikan baik ke manufacturing dan juga pihak terkait. “Seperti dealer dan principal untuk tau model apa saja yang terindikasi, berapa banyak di Indonesia, rata-rata ada di mana, kesiapan part-nya dan lain lain untuk segera mengambil tindakan dan membuat program,” pungkas Anton.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *