Sukardi Weda Jadi Narasumber Diklat Jurnalistik Mahasiswa 2022

Diklat Jurnalistik
Wakil Rektor III UNM Prof Sukardi Weda menjadi narasumber Diklat Jurnalistik Mahasiswa, Kamis (24/3/2022)

MAKASSAR, LINES.id – Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Sukardi Weda mengulas tentang tipe-tipe jurnalisme dan citizen journalism (Jurnalisme Warga) pada Diklat Jurnalistik Mahasiswa 2022 yang berlangsung via zoom, Kamis (24/3/2022).

Jurnalisme Warga merupakan materi pertama Diklat Jurnalistik yang menjadi salah satu program kerja bidang Jurnalistik Himaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). Tercatat 91 peserta yang ikut serta selama materi berlangsung. Peserta pada kegiatan ini merupakan mahasiswa angkatan 2019 yang memprogramkan mata kuliah Jurnalistik pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Baca juga: Kunjungi UNM, UNTIDAR Diskusi Soal Kemahasiswaan dan Alumni

Selama materi berlangsung, peserta antusias mengaktifkan kamera. Diskusi pun berjalan lancar antara pemateri dengan peserta. Prof Sukardi Weda dalam materinya mengungkapkan bahwa dengan hadirnya era teknologi digital, jurnalisme warga ini sangat bermanfaat untuk masyarakat di pelosok manapun karena dapat dengan mudah mengelola dan menyampaikan informasi kepada khalayak dengan cepat.

“Semua peristiwa atau kejadian di sekitar kita dapat diinformasikan kepada masyarakat luas dengan cepat. Warga atau masyarakat dalam jurnalisme warga tidak hanya menjadi penerima informasi tetapi bisa juga menjadi subjek dalam mengelola dan menyebarkan informasi,” tuturnya.

Sebagai warga dalam menyebarkan informasi, kita perlu berhati-hati dan tentunya memastikan kebenarannya, dan tetap mematuhi kode etik jurnalistik dan rule of conduct yang berlaku di masyarakat. Ada banyak media jurnalisme warga yang dapat diakses, seperti blog-blog seseorang atau lembaga.

Baca juga: Sambangi FBS UNM, Delegasi UM Rintis Kerja Sama dan Bagikan Kiat Akreditasi Internasional

“Sejumlah media cetak juga membuat media online dan media online tersebut memberikan ruang bagi warga untuk mengirim berita, berupa informasi, video, gambar dan lain sebagainya melalui space yang tersedia. Bahkan disiapkan kolom komentar dan komentar dapat dikirim melalui beragam media platfom, seperti Facebook, Twitter, WhattsAp, email, dan lain-lain,” terangnya.

Dalam penyajian materinya, Prof Sukardi Weda mengatakan gampang membuat berita, “Ikuti saja formula dari Lasswell, yakni Who says What, in Which channel, to Whom, with What effect.

Follow Berita Lines Indonesia di Google News.

Follow Channel WhastApp Lines Indonesia di WhastApp.