Pengurus LDII Sampaikan Munas IX, Ini Pesan Wali Kota Palopo

  • Bagikan
LDII Kota Palopo
Audiensi pengurus harian DPD LDII Kota Palopo dengan Wali Kota Palopo HM Judas Amir, Jumat (2/4/2021)

PALOPO, LINES.id – Wali Kota Palopo HM Judas Amir menerima audiensi pengurus harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Palopo di rumah jabatan wali kota, Jumat (2/4/2021).

Dipimpin Ketua DPD LDII Kota Palopo Baharuddin SPd, dalam kunjungannya ia menyampaikan bahwa Musyawarah Nasional (Munas) IX LDII akan dilaksanakan pada 7-8 April 2021 yang rencananya akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

“Sebagai bentuk dukungan Wali Kota Palopo, kami telah menerima dua buah spanduk ucapan selamat Munas yang akan dipasang di depan Kantor Wali Kota dan di depan Masjid Agung Kota Palopo,” kata Baharuddin.

Wali Kota Palopo Judas Amir dalam arahannya mengimbau agar dalam pelaksanaan Munas tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer.

Baca juga: Bupati Polman Siap Hadir Virtual Perhelatan Munas IX LDII

Baca juga: Turis Rusia Puji Kegiatan Rutin LDII Tabanan Mereresik

 

LDII Kota Palopo
Audiensi pengurus harian DPD LDII Kota Palopo dengan Wali Kota Palopo HM Judas Amir, (tengah-jas hitam) Jumat (2/4/2021)

Judas Amir juga menyampaikan bahwa LDII diharapkan turut menjaga keamanan, “Jangan sampai mengatasnamakan Islam untuk melaksanakan hal yang berkaitan dengan radikalisme misalnya,” ucapnya.

Ia juga meminta LDII membantu pemerintah untuk mengawasi orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan keamanan bangsa. “Organisasi LDII diharapkan betul-betul mendampingi dalam arti menyampaikan kepada masyarakat tentang masalah keamanan, termasuk sebagai lembaga dakwah menyampaikan di masjid-masjid tata cara melaksanakan ibadah dengan baik yaitu sesuai arahan pemerintah dalam kondisi pandemi,” harapnya.

Dalam hal menjaga keamanan, Baharuddin bergerak cepat utamanya pasca bom bunuh diri di Makassar beberapa waktu lalu. “DPD LDII Kota Palopo sudah bekerja sama dengan tiga pilar, yaitu lurah, babinsa, dan bhabinkamtibmas. Kami sudah mengadakan pengamanan mandiri, yaitu setiap malam ada yang jaga di sekretariat dan masjid-masjid binaan LDII secara swadaya, bergantian di antara warga LDII,” urainya.

Ini dilakukan untuk mengantisipasi orang tidak dikenal, “Apabila didapati ada orang mencurigakan maka kami melapor ke RT RW dan tiga pilar,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *