Air Putih

Air putih menjadi salah satu minuman yang wajib dikonsumsi setiap hari untuk mencegah dehidrasi. Minum air putih saat berbuka puasa bisa membantu mencukupi kebutuhan cairan tubuh yang hilang setelah berpuasa seharian.
Meskipun rasanya tawar, air putih menyimpan beragam manfaat untuk tubuh, karena zat besi yang dikandungnya dapat menjaga keseimbangan asupan cairan dalam tubuh, mengendalikan kalori dalam tubuh, memberikan energi untuk otot-otot tubuh, menyehatkan kulit, menjaga kesehatan ginjal, dan menjaga fungsi normal usus.
Idealnya, seseorang disarankan mengonsumsi air putih sebanyak delapan gelas setiap harinya. Namun, saat berpuasa, hanya bisa minum air putih pada waktu sahur dan berbuka puasa. Sehingga diperlukan tetap membagi delapan gelas tersebut saat waktu sahur, berbuka, dan sebelum tidur pada malam hari.
Selain itu, hal yang perlu diingat yaitu kebutuhan cairan setiap orang tentu berbeda-beda tergantung aktivitas yang dijalani setiap harinya. Bagi sejumlah orang mungkin minum delapan gelas perhari belum cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh.
Air Kelapa

Selain menyegarkan dan menyehatkan, air kelapa menjadi salah satu minuman yang mudah ditemukan saat bulan Ramadan. Minuman ini bisa menghidrasi tubuh dan mengisi kembali elektrolit yang hilang selama berpuasa.
Elektrolit merupakan mineral yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh untuk mencegah dehidrasi. Beragam nutrisi yang terkandung dalam air kelapa, seperti kalium, magnesium, natrium, kalsium, mangan, serat, hingga vitamin C.
Kalium yang dikandung air kelapa menjadi salah satu mineral tubuh yang baik untuk menjalankan berbagai fungsi tubuh, seperti mengurangi risiko kram dan menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Maka dari itu, air kelapa bisa menjadi salah satu rekomendasi minuman yang tepat untuk berbuka puasa.
Selanjutnya…












