Pengurus MUI Sulsel Masa Khidmat 2021-2026 Dikukuhkan

  • Bagikan
Pengurus MUI Sulsel
Pengukuhan dan Mukerda MUI Sulsel masa khidmat 2021-2026 di Four Point by Sheraton Hotel, Minggu (31/10/2021)

MAKASSAR, LINES.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan hari ini menyelenggarakan pengukuhan dewan pertimbangan, dewan pimpinan dan pengurus komisi secara lengkap masa khidmat 2021-2026.

Mengangkat tema ‘Konsolidasi, Sinergi Organisasi dan Optimalisasi Kualitas Ummat’, pengukuhan pengurus dirangkaikan dengan Mukerda yang dilaksanakan di Four Point by Sheraton Hotel, Jalan Andi Djemma, Makassar, Minggu (31/10/2021).

Pengurus MUI Sulsel masa khidmat 2021-2026 dikukuhkan oleh Pimpinan Pusat MUI. Sekjen DP MUI Dr KH Amirsyah Tambunan MA hadir mewakili Ketua Umum DP MUI.

Ketua Umum MUI Sulsel Prof Dr KH Najamuddin Lc MA dalam sambutannya mengatakan MUI Sulsel adalah perpanjangan tangan MUI Pusat, MUI adalah mitra pemerintah, dan penjaga ummat. “Sejak kami menerima SK, tidak mengalami kesulitan untuk menyusun personalia kepengurusan MUI Sulsel dari berbagai unsur, mulai dari cendikiawan di PT, ormas Islam, pesantren, dan lain-lain,” ujarnya.

Baca juga: MUI Sulsel Hadiri Ultah ke-40 Tahun Harian Fajar

MUI Sulsel akan berjalan sesuai dengan perkembangan milenial dan teknologi digital. Dalam kepengurusan MUI kali ini, akan hadir Media Channel MUI Sulsel, MUI TV, website, Podcast, dan teknologi digital serta media sosial lainnya yang dapat menghadirkan konten-konten yang bermanfaat kepada semua golongan masyarakat.

Mewakili Ketua Umum DP MUI, Dr KH Amirsyah Tambunan dalam sambutannya mengatakan SDM MUI Sulsel cukup melimpah. MUI dapat menggerakkan ekonomi dan peradaban di masjid-masjid yang ada di Sulsel. “Kita harus memperhatikan kondisi masyarakat kita. MUI adalah tempat memberikan nasehat kalau ada masalah atau kebijakan pemerintah yang tidak pro pada kepentingan ummat. Ekonomi perlu digerakkan melalui ekosistem ekonomi syariah untuk keluar dari kesulitan yang dihadapi oleh bangsa ini sehingga kita dapat tumbuh dan berkembang,” jelasnya.

Sementara Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman SE mengatakan bahwa pengurus MUI Sulsel adalah para ulama dan cendikiawan muslim yang bergabung dan mendaftar di MUI sebagai pengurus berdasar pada keikhlasan dan mau bekerja untuk kepentingan ummat. “Literasi digital di masjid perlu diimplementasikan untuk mencari informasi terkait masjid, hadist, mazhab, tafsir, dan lain-lain,” harapnya.

Baca juga: Gelar Webinar, MUI Sulsel Ajak Bangkit dari Dampak Pandemi Covid-19 dengan Nilai Islam

Prof Dr Sukardi Weda SS MHum yang juga sekretaris bidang Infokom MUI Sulsel menyambut baik pengukuhan dan Mukerda MUI Sulsel masa khidmat 2021-2026. Kegiatan pengukuhan ini adalah momentum untuk menjalin silaturahim sesama pengurus MUI Sulsel, sehingga dapat saling mengenal dan dapat melahirkan program kerja yang dapat dirasakan oleh ummat.

Turut hadir pula Wakil Ketua DPRD Sulsel, Plt. Gubernur Sulsel, yang mewakili Pangdam XIV/Hasanuddin, yang mewakili Dan Lantamal VI, yang mewakili Pangkopsau II, Kapolda Sulsel, Ketua DPRD Kota Makassar, Ketua Pengadilan Tinggi Sulsel, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sulsel, Kakanwil Kemenag Sulsel, Rektor Perguruan Tinggi, perwakilan ormas se-Sulsel, perwakilan organisasi Islam se-Sulsel, Ketua DMI Sulsel, Pimpinan Perbankan, dan para Ketua MUI Kabupaten/Kota se-Sulsel.

Pengukuhan yang dilaksanakan secara luring ini menerapkan protokol kesehatan. Pengukuhan juga akan dirangkaikan dengan launching media digital MUI Sulsel.

  • Bagikan