LDII Sulsel, Kodam XIV/Hasanuddin, dan Ponpes Roudhotul Jannah Gelar Vaksinasi Massal Siapkan 1.640 Dosis

  • Bagikan
LDII Sulsel
DPW LDII Sulsel bekerja sama dengan Kodam XIV/Hasanuddin dan Ponpes Roudhotul Jannah menggelar vaksinasi tahap kedua, Kamis (23/9/2021)

MAKASSAR, LINES.id – Organisasi kemasyarakatan (ormas) bergerak membantu pemerintah melaksanakan program vaksinasi massal. Dengan masifnya vaksinasi di tengah masyarakat, maka kekebalan komunal (herd immunity) dapat segera terwujud. Harapan untuk memutus mata rantai penularan covid-19 dapat diwujudkan.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Kodam XIV/Hasanuddin dan Pondok Pesantren Roudhotul Jannah melaksanakan kegiatan vaksinasi massal tahap kedua di Pondok Pesantren Roudhotul Jannah, Jalan Berua Raya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (23/9/2021).

Ketua LDII Sulawesi Selatan Dr Ir Abri MP mengatakan, vaksinasi massal ini adalah wujud kesalehan sosial yang LDII lakukan. “Alhamdulilah kita masuk vaksinasi kedua, setelah kita laksanakan vaksinasi tahap pertama. Kerja sama LDII dengan Kodam XIV/Hasanuddin telah terjalin sejak 2015. Salah satu program LDII adalah kesalehan sosial. Sinergi ini terbina dengan baik sehingga banyak kerja sama yang kita lakukan,” ujar Abri yang juga dosen ilmu pertanian ini.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan Dr Ir Abri MP. Turut mendampingi jajaran Wakil Ketua LDII Sulawesi Selatan Asdar Mattiro SSos, Drs Renreng Tjolli MAg, dan Muchtar Mannan SH. Tampak hadir Pembina Pondok Pesantren Roudhotul Jannah KH Suwarto SE MM dan Ketua panitia vaksinasi Hatta Tohuri.

Baca juga: Canangkan Pilah Sampah, MUI Apresiasi LDII Peduli Persoalan Lingkungan Hidup

Menurut Abri, vaksinasi akan mewujudkan kekebalan komunal (herd immunity). “Kekebalan kelompok kita harus pelihara agar masyarakat kita bisa terbebas dari Covid-19. Harapan kita kesehatan bisa terbina kembali. Harapannya, negara kita menjadi negara yang baldatun toyyibatun wa robbun ghofur,” katanya.

Bila kesehatan masyarakat bisa pulih, maka ekonomi bangkit. Pemulihan ekonomi terbina karena kestabilan kesehatan. “Sehingga produktivitas masyarakat bisa kembali muncul. Masyarakat bisa sejahtera,” ungkap Abri.

LDII Sulsel dan Kodam XIV/Hasanuddin

LDII Sulsel

Beberapa kerja sama LDII Sulawesi Selatan dan Kodam XIV/Hasanuddin antara lain bela negara, pertandingan sepak bola, dan penghijauan (go green). “Terkait masalah Covid-19, kita bersinergi melakukan vaksinasi Covid-19 tahap kedua,” ujar Abri.

Selain vaksin Sinovac, panitia juga menyediakan vaksin Astra Zaneca untuk tahap 1. Adapun jenis vaksin tahap 2 yang tersedia yakni Vaksin Sinovac. Sebagai ormas Islam, LDII melaksanakan implementasi kesalehan sosial membantu pemerintah memutus mata rantai penularan Covid-19.

Kodam XIV/Hasanuddin mendukung penuh kegiatan ini. Terbukti tenaga kesehatan (nakes) yang tergabung dalam tim vaksinasi mobile Kodam XIV/Hasanuddin turun ke lapangan. Mereka di antaranya berasal dari tenaga kesehatan Rumah Sakit (RS) Pelamonia Makassar. Satu buah ambulans beserta peralatan medis disiapkan di lokasi kegiatan. Pelaksanaan vaksinasi rencananya digelar pukul 07.00 hingga 17.00 wita.

Baca juga: LDII Nabire Hadiri Kegiatan Doa Bersama FKUB Dalam Rangka Hari Perdamaian Dunia

Dari pantauan di lapangan, tim kesehatan Kodam XIV/Hasanuddin terbagi menjadi tiga lokasi berbeda. Ada anggota TNI yang bertugas di bagian pendaftaran yang bertempat di halaman Masjid Roudhotul Jannah. Adapula yang memasukkan data diri ke sistem online yang bertempat di ruang makan Pondok Pesantren Roudhotul Jannah. Disamping itu, ada petugas yang menangani penyuntikan vaksin. Semuanya bekerja sama secara rapi dan terstruktur. Vaksinasi dilaksanakan di ruang terbuka di area Pondok Pesantren Roudhotul Jannah Kota Makassar. Vaksinasi melibatkan masyarakat umum dan santriwan-santriwati pondok.

Vaksin kedua Coronavac direncanakan pada 21 Oktober 2021. Jumlah vaksin Sinovac yang disediakan oleh panitia sebanyak 1.500 dosis. Selain itu, panitia sediakan 140 dosis Vaksin Astra Zeneca. Rencananya, vaksinasi tahap kedua bagi warga yang disuntik Vaksin Astra Zeneca pada 23 Desember 2021.

Mengutip pernyataan Kementerian Kesehatan, herd immunity ialah ketika sebagian besar populasi kebal terhadap penyakit menular tertentu, sehingga memberikan perlindungan tidak langsung atau kekebalan kelompok bagi mereka yang tidak kebal terhadap penyakit menular tersebut.

  • Bagikan