Sementara itu di panggung utama, Queen masih menikmati kekacauan yang dia ciptakan akibat pelepasan Ice Oni ke arah orang-orang yang sedang bertarung. Ice Oni merupakan semacam senjata kimia yang membuat orang-orang yang terkena berubah jadi monster es dan kehilangan kesadaran. Mereka akan menyerang ke segala arah dan tak peduli kawan atau lawan. Siapapun yang terkena serangan akan ikut berubah menjadi monster es.
Queen mengatakan bahwa orang-orang yang sudah terjangkit Ice Oni hanya punya waktu satu jam untuk hidup. Jika sudah lewat satu jam dan tidak disembuhkan, maka mereka akan mati karena sistem tubuh tidak bisa menahan efek es Ice Oni.
One Piece dok. Toei Animation
Chopper yang terjebak di tengah-tengah penyebaran Ice Oni merasa yakin bahwa Queen punya obat dari wabah tersebut. Keyakinan itu mengacu pada Queen yang berada di dekat arena penyebaran Ice Oni. Benar saja, Queen memiliki satu obat penawar yang dia berikan kepada Scratchmen Apoo. Dia mengatakan bahwa Apoo harus menjaga obat penawar itu dengan baik selama satu jam dan jangan sampai jatuh ke tangan para samurai pemberontak.
Chopper yang merasa yakin bahwa dia bisa melipatgandakan jumlah obat penawar langsung meminta bantuan Zoro untuk mengejar Apoo dan merebut obat itu. Peristiwa saling kejar pun terjadi. Zoro memimpin para samurai pemberontak untuk mengejar Apoo. Sementara itu, Apoo berusaha mempertahankan obat penawar itu selama satu jam agar bisa bebas dari hukuman Queen.
Baca juga: Diskusi LDII-MUI Gunungkidul, Pakar Ekonomi Syariah Kupas Tuntas Wakaf
Baca juga: UMP 2021 DKI Jadi Rp 4,4 Juta, Gubernur Anies Tetapkan Syarat
“Nama lain ku adalah Yamato”
Situasi pertarungan Yamato dengan pasukan Sasaki jadi penutup One Piece chapter 994. Shinobu yang pada chapter 993 terluka parah akhirnya meminta bantuan Yamato untuk melindungi Momonosuke. Melihat luka di sekujur tubuh Shinobu, Yamato langsung teringat pada momen 20 tahun lalu di lokasi eksekusi Kozuki Oden.
Yamato mengaku bahwa dia hadir di lokasi eksekusi Oden. Ia mengaku mendengarkan pidato yang disampaikan Shinobu terkait sosok Oden yang saat itu tidak disukai oleh warga Wano. Kata-kata Shinobu kala itu membuat Yamato menangis dan semakin menumbuhkan kekaguman terhadap Klan Kozuki, terutama sosok Oden.
Yamato meminta maaf kepadaMomo karena 20 tahun yang lalu dia gagal menyelamatkannya, padahal sudah sempat menuju KastilKuri. Yamato mengaku saat itu dia masih sangat lemah dan hanya bisa diam saat menyaksikan Momo dicekik Kaidou di atas Kastil Kuri. Namun saat ini, semua berbeda. Yamato merasa sudah semakin kuat dan yakin bahwa dia bisa melindungi Momonosuke dari kejaran anak buah Kaidou.
Momo yang masih bingung soal siapa sebenarnya Yamato terus menerus melontarkan pertanyaan, “Siapa kamu?” Dan di panel akhir chapter 994, pertanyaan Momo pun dijawab oleh Yamato. “Di awal tadi, aku menggunakan nama ayah mu, tapi nama lain ku adalah Yamato. Dan aku siap mati untuk melindungimu.”












