Jatuh Bangun Dua Orang Alumni Santri Ponpes Wali Barokah Rintis Usaha Es Kekinian

Es Kekinian
Produk es kekinian Kya_IceStory354

KLATEN, LINES.id – Pandemi Covid-19 hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda berakhirnya. Namun, dampak dari pandemi khususnya perekonomian semakin di depan mata. Setiap orang mengeluarkan segala kemampuannya untuk bisa bertahan hidup di tengah ekonomi sulit.

Seperti mantan karyawan sebuah perusahaan mesin penjualan BBM eceran, Rizal Putra Milda yang berusaha bangkit dengan memulai usaha mikro kecil menengah (UMKM) es kekinian yang diberi label Kya_IceStory354. Pria berdarah minang ini, merintis usaha bersama istrinya Yuli Handayani.

Baca juga: Terdampak Pandemi, Warga LDII Troketon Buka Usaha Warung Soto

Keduanya merupakan alumni santri Pondok Pesantren Wali Barokah binaan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kediri. Saat dihubungi, Yuli menceritakan perjuangan merintis usaha bersama suaminya. “Kami memulainya bertahap, membeli peralatan untuk berjualan es mulai dari modal Rp10.000, Rp20.000, kemudian kami belajar belanja bahan-bahan serbuk untuk es,” jelasnya.

Yuli menyebutkan, awalnya hanya bisa membeli 18 bungkus kecil serbuk es. Namun, dengan ilmu seadanya keduanya terus mencoba sampai mendapatkan hasil yang mereka harapkan. “Alhamdulillah, dengan ketelatenan saya dan suami setelah beberapa kali gagal, akhirnya kami bisa meracik es kekinian yang kami impikan,” kenang Yuli.

Es Kekinian
Salah satu varian rasa Kya_IceStory354

Kini, keduanya bisa menyajikan puluhan rasa, mulai original hingga kombinasi. “Kemudian tiba-tiba saya tercetus menyampaikan kepada suami, bahwa esnya diberi nama Kya_IceStory354. Begitulah asal mulanya. Label tersebut kami ambil dari nama buah hati kami yang ketiga Arrizkya Nashita Alhasany,” ungkap Yuli.

Menurut Yuli, tidak mudah dalam memulai usaha ini. Terlebih keduanya tidak mempunyai skill yang cukup di bidang minuman khususnya es kekinian. “Kami hanya modal niat bismillah dan dukungan dari tetangga, teman pengajian di LDII yang punya hobi sama. Kebetulan juga kami memiliki hobi yang sama yaitu di bidang kuliner, yang kemudian menurun ke anak pertama kami Alvino (11 tahun),” cerita Yuli.

Baca juga: Kisah Sukses Alumni Santri LDII Berjualan Kue Pukis

Melalui usaha ini, Yuli bersyukur bisa bangkit perlahan-lahan dari kesulitan ekonomi akibat pandemi. Meski belum seberapa hasilnya, namun keduanya tetap bersemangat menjalankan usaha. “Kami berharap ke depannya usaha kami bisa berkembang, semakin laris, lancar, dan barokah. Mudah-mudahan pandemi segera berakhir,” harapnya.

Kya_IceStory354 berlokasi di barat SMP N 2 Pedan, Troketon, Pedan, Klaten. Terdapat puluhan varian rasa dan pembeli bebas memilih rasa untuk dikombinasikan. Untuk pemesanan, bisa menghubungi nomor whatsApp Kya_IceStory 081366152453 atau bisa juga kunjungi akun instagramnya @kya_ice story.