BANTUL, LINES.id – Kasus positif wabah virus corona (Covid-19) yang menyebar di Indonesia semakin hari semakin bertambah. Berdasarkan data terkini yang disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk virus corona Achmad Yurianto terdapat 4.557 positif, 380 sembuh, dan 399 meninggal pada Senin (13/4/2020).
Kenaikan kasus positif mencapai angka 300 dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah terus bergerak untuk melakukan pencegahan agar kasus positif tidak bertambah. Hingga akhirnya Pemerintah memutuskan untuk memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang mulai berlaku di Jakarta pada 10 April lalu.
Selain itu, Pemerintah juga terus mengimbau kepada masyarakat agar belajar dari rumah, bekerja dari rumah, dan beribadah di rumah. Mematuhi physical distancing dan menggunakan masker saat di luar rumah. Begitu pula dengan pemerintah di daerah, forkopimda, organisasi masyarakat (ormas) turut mendukung himbauan tersebut.
Hal senada juga disampaikan ormas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). “Kepada seluruh warga supaya mengikuti kebijakan dan arahan pemerintah yang sudah ditetapkan,” ucap Nanang Dwi Antoro SIP selaku Ketua DPD LDII Kabupaten Bantul.
Selain mengikuti himbauan pemerintah, beberapa langkah pencegahan penyebaran Covid-19 juga turut dilakukan. “Kegiatan yang dilakukan antara lain dengan melakukan penyemprotan disinfektan di tempat ibadah, dan TPA. Membatasi aktivitas yang melibatkan banyak orang (social distancing), ikut mensosialisasikan dan melaksanakan protokol penanganan Covid-19 dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” papar Nanang.
Baca juga: Dirumahaja, Kurangi Kegiatan yang Tidak Manfaat!
Baca juga: Prihatin Masker Langka, Katno Hadi Produksi Ribuan Masker
Lanjut Nanang, adapun untuk pola pembinaan kepada warga yang semula menggunakan metode tatap muka, untuk saat ini tetap dilakukan dengan menggunakan teknologi informasi yang ada. Dengan beberapa pencegahan tersebut diharapkan dapat memutus rantai penyebaran Covid-19.
Upaya LDII terhadap warga terdampak Covid-19
Sebagaimana diketahui adanya wabah Covid-19 ini memberikan dampak ekonomi yang cukup besar. Banyak pekerja yang dirumahkan bahkan terkena PHK. Pedagang yang menggantungkan penghasilan harian menurun drastis penghasilannya bahkan ada yang terpaksa tutup. Kondisi ini tentu saja bisa menimbulkan kerawanan sosial.
“Pada situasi seperti ini perlu disikapi secara bijak dan butuh kerjasama dan kontribusi secara nyata dari seluruh komponen anak bangsa untuk berperan dan bahu membahu mengatasi musibah Covid-19 ini,” ungkap Nanang.

Sebagai wujud nyata, LDII berbagi bantuan sembako kepada warga yang terdampak musibah Covid-19. Bantuan berupa bahan makanan pokok diserahkan kepada warga yang berada di Kecamatan Sewon, Bantul.
Pembagian sembako merupakan bagian dari kepedulian sosial warga LDII ditengah wabah Covid-19. Kegiatan pembagian sembako merupakan salah satu tindak lanjut dari himbauan MUI Pusat sekaligus bagian dari kontribusi nyata LDII untuk masyarakat terdampak.
“Kami mengajak warga yang diberikan kelonggaran rezeki untuk bershodaqoh membantu saudara kita yang terdampak musibah ini, mengikuti instruksi pemerintah serta senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar musibah ini segera berakhir sehingga kita bisa menyambut ramadhan dengan sukacita dan kehidupan berjalan normal kembali,” pungkas Nanang.












