LUWU TIMUR, LINES.id – Bupati Luwu Timur H Budiman mengukuhkan pengurus Forum Kader Bela Negara masa bakti 2022-2027, Kamis (22/12/2022). Bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sebanyak 70 orang pengurus dikukuhkan.
Pengukuhan diawali dengan pembacaan naskah oleh Bupati Luwu Timur dan penyerahan Bendera Pataka kepada Ketua Bela Negara Zulkifli. Setelah dikukuhkan dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Gerakan Nasional Bela Negara oleh seluruh Kader Bela Negara.
Tujuan Bela Negara ini ialah untuk menanamkan pada diri warga negara dalam melaksanakan nilai-nilai Bela Negara yakni mengenal dan mencintai tanah air agar selalu dan siap membela tanah air Indonesia terhadap segala bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang dapat membahayakan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.
Bupati Luwu Timur, H Budiman mengaskan bahwa tidak semua orang bisa memakai loreng ini, jadi jaga kehormatannya. Hari ini saudara dikukuhkan sebagai Forum Bela Negara ini membantu pemerintah.
“Saudara menjadi jangkar sosial dalam rangka menjaga NKRI. Saudara juga dikukuhkan untuk menjaga dan berbuat kebaikan yang ada di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.
Budiman berharap agar wibawa pakaian ini dijaga, “Jaga marwah tempat kita belajar, karena kalian alumni sebuah sekolah militer dari Pakatto, Gowa,” katanya.
Terakhir, Pembina Kader Bela Negara Kabupaten Luwu Timur ini mengharapkan kepada pengurus yang baru dikukuhkan agar dapat membantu mensosialisasikan nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari serta dapat menjadi teladan yang baik dalam bermasyarakat.
“Saya berpesan para pengurus Forum Kader Bela Negara senantiasa memberikan pelayanan prima dan panutan bagi lingkungannya serta mampu menyebarluaskan semangat cinta tanah air dan bangsa dimanapun berada,” tandas Bupati Budiman.
Baca juga: BPBD Mimika Ajak Senkom Sinergi Dalam Penanganan Bencana
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Lutim, Guntur Hafid melaporkan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur sejak tahun 2017 telah mengadakan pendidikan pelatihan Bela Negara kepada berbagai komponen masyarakat yang ada di Kabupaten Luwu Timur bekerjasama dengan Rindam XIV Hasanuddin Pakatto Gowa sampai 2019.
“Kami menyiapkan anggaran pada tahun 2020 untuk angkatan ke-5 sejak 2017, sudah 4 angkatan tapi terjadi covid sehingga kami menutup semua kegiatan pendidikan pelatihan,” ungkap Guntur Hafid.
“Dengan IV angkatan dari berbagai komponen masyarakat anggota Bela Negara dan komponen masyarakat Luwu Timur yang kami miliki pendidikan kader Bela Negara berjumlah 304 orang. Dan Alhamdulillah hari ini kami membentuk pengurus Forum Kader Bela Negara berjumlah 70 orang,” tukas Kaban Kesbangpol.

Empat dari 70 pengurus Forum Kader Bela Negara merupakan anggota Senkom Mitra Polri Kabupaten Luwu Timur. Yakni Ari Mustofa yang juga Ketua Senkom Lutim, Hendi Suhendi, Agus dan Fauzi.
“Kami mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang telah memberi kesempatan dan kepercayaan sebagai bagian dari upaya kontribusi,” ujar Ari.
Sebagai organisasi masyarakat, lanjur Ari, dalam membela negara bukan semata-mata tugas TNI- Polri, tetapi juga segenap warga negara yang sesuai kemampuan dan profesinya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. “Sebagaimana dinyatakan dalam UUD 1945 bahwa usaha Bela Negara merupakan hak dan kewajiban setiap warga negara,” pungkasnya.












