Ombudsman Sulbar Beri Penguatan Pelayanan Publik di Dinkes Mamasa

  • Bagikan
Pelayanan Publik
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar Lukman Umar (kiri) memberikan sosialisasi pelayanan publik di Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa, Jumat (10/9/2021)

MAMASA, LINES.id – Dalam rangka peningkatan mutu pelayanan publik pada rumah sakit dan puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa mengundang ombudsman untuk melakukan sosialisasi bertempat di aula Hotel Sajojo, Jumat (10/9/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Mamasa Ramlan Badawi mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa.

“Saya mengapresisasi kegiatan soisialisai seperti ini yang telah diinisiasi oleh Dinas Kesehatan serta sebagai pimpinan daerah akan memprogramkan kegiatan seperti ini,” ungkap Ramlan.

Selain itu, ia juga menyampaikan apa yang diraih oleh Kabupaten Mamasa, berupa perbaikan pelayanan sehingga dapat bersaing dengan kabupaten lain di Sulawesi Barat tidak terlepas dari bimbingan lembaga pengawas pelayanan publik itu.

Baca juga: Rektor UNM bertemu dengan Ombudsman Sulbar, Ada Apa?

“Harapan saya agar kepada seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik. Koordinasi antara instansi dinas kesehatan, rumah sakit dan puskesmas dapat menjadi lebih baik sehingga lahir perencanaan yang mantap dan terarah,” pungkasnya.

Sedangkan, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat Lukman Umar menyempatkan diri mengurai makna pelayanan publik yang ada pada Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

“Pelayanan publik itu kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik,” jelasnya.

Baca juga: Ombudsman Sulbar Apresiasi Proyek Perubahan ‘Desa Gembira’

Lukman umar juga menyampaikan tentang lima substansi laporan tertinggi yang ditangani oleh Ombudsman RI Sulawesi Barat.

“Dari lima substansi tertinggi itu, bidang kesehatan menduduki peringkat keempat, itu artinya masih banyak pengaduan yang terkait kesehatan yang kami terima,” imbuhnya.

Ia juga berharap agar pelayanan publik di bidang kesehatan di Kabupaten Mamasa dapat terus konsisten dalam memberikan pelayanan dengan baik.

“Terakhir, harapan saya terkait pelayanan kesehatan di Kabupaten Mamasa ini tetap konsisten untuk melakukan perubahan dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tutupnya.

  • Bagikan