JAYAPURA, LINES.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Papua mengikuti Camping Permata CAI ke-42 tahun 2021 secara daring, Senin (28/6/2021).
Protokol kesehatan diterapkan secara ketat sebelum dan selama mengikuti kegiatan. Peserta diwajibkan melakukan rapid anti gen dan pengukuran suhu sebelum mengikuti acara. Hasil tes seluruh peserta menunjukkan negatif Covid-19 dan suhu tubuh di bawah batas maksimal.
Kelengkapan protokol kesehatan lain yang disiapkan untuk peserta, antara lain masker, tempat cuci tangan dan sabun serta hand sanitizer. Hal lain yang diperhatikan adalah menjaga jarak, ventilasi udara yang cukup serta peserta berjumlah 50 % dari kapasitas ruangan.
Baca juga: Serahkan Laporan Kegiatan Semester Ganjil, Kesbangpol Tabanan Apresiasi LDII Tertib Laporan
“Hal tersebut penting adanya, apalagi Kota Jayapura merupakan wilayah dengan penderita terbanyak di Papua,” ujar Ketua DPW LDII Provinsi Papua H Sugiyono.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua per 26 Juni 2021, Kota Jayapura tertinggi kasus Covid-19 dengan jumlah terkonfirmasi 9.425 orang, Mimika 6.423 orang disusul Biak 1.351 orang.
Di sisi lain, dalam rangka meningkatkan imunitas selain makanan yang bergizi, juga diberikan ramuan herbal yang dikenal dengan empon-empon, yaitu minuman berbahan jahe, asam, kunyit dan gula merah.
Baca juga: TNI-LDII Tamalate Sukseskan Vaksinasi Massal
“Ramuan herbal tersebut merupakan penerapan dari salah satu 8 Program LDII untuk bangsa, yaitu kluster obat herbal,” ujar Sekretaris DPW LDII Provinsi Papua, Ahmad Saefudin.
Ahmad menambahkan, apabila terdapat peserta yang merasa kurang sehat, maka disarankan untuk beristirahat dan tidak mengikuti kegiatan.
Diketahui, Camping Permata CAI ke-42 tahun 2021 yang diselenggarakan Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri ini diikuti peserta dari 34 provinsi secara daring. (Muslimin/LINES)












