MAKASSAR, LINES.id – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Dr H Husain Syam M TP memberikan pembekalan dan melakukan pelepasan mahasiswa KKN Reguler dan KKN – PPL Terpadu UNM tahun akademik 2020/2021 yang dilakukan secara daring, Kamis (17/9/2020).
Sukardi Weda melaporkan bahwa Pembekalan dan Pelepasan mahasiswa KKN UNM tahun akademik 2020/2021 ini dihadiri oleh para Wakil Rektor, para Dekan, Direktur Program Pascasarjana, para Ketua Lembaga, para Kepala Biro, para dosen pembimbing lapangan KKN, Kapus KKN dan PM LP2M, Kapus dan Sekretaris PPL, Staf Pusat KKN dan PM LP2M, dan perwakilan mahasiswa peserta KKN.
Peserta KKN yang berjumlah 4.896 orang berasal dari KKN Reguler, KKN Terpadu, KKN Tematik merdeka belajar, KKN Berkarya, KKN Profesi dan KKN Keaksaraan.
Baca juga: WR 3 UNM Menerima Pengurus HMPI Korwil Sulsel
Baca juga: WR 3 UNM Hadiri Pengukuhan Guru Besar Dosen UNNES
Dr Arifin Manggau, yang juga Kepala Pusat KKN dalam laporannya mengatakan bahwa peserta KKN tahun akademik 2020/2021 ini tersebar di 41 kabupaten/kota. Di antaranya 23 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, 5 kabupaten/kota di Sulawesi Barat, berikutnya tersebar di DKI Jakarta, Sultra, Sulteng, Kaltim, Gorontalo, Kalbar, Papua, dan lain-lain.
Arifin Manggau menambahkan terdapat 79 orang dosen pembimbing lapangan. KKN Reguler akan berlangsung selama dua bulan, tiga bulan untuk KKN Terpadu, dan enam bulan untuk KKN Tematik. “Pelaporan tidak lagi menggunakan portofolio, tetapi laporan ditulis dalam bentuk artikel ilmiah dan di-upload di laman KKN UNM,” pungkasnya.
Pesan Rektor UNM
Prof Dr H Husain Syam M TP dalam sambutannya mengatakan, meskipun di tengah Pandemi Covid-19, kita tidak harus berhenti untuk beraktifitas, UNM tidak pernah berhenti sedetikpun untuk berhenti beraktifitas.
Baca juga: Rektor UNM Melantik Pejabat dan Anggota Senat Fakultas
Baca juga: Kapolda Sulawesi Selatan Silaturahmi ke UNM
Prof Dr H Husain Syam berpesan kepada para peserta KKN untuk memperbaiki style, penampilan, cara berbicara, dan tunjukkanlah kepada masyarakat bahwa ananda sedang KKN, dan pakailah jas almamater serta pakailah atribut-atribut KKN yang menjadi penanda bahwa ananda adalah mahasiswa yang sedang melakukan KKN.
“Ananda harus punya kreasi, dan sekarang dapat melakukan sesuatu, sehingga UNM bernilai di mata masyarakat,” tegasnya.
Sebelum melepas peserta KKN, Prof Dr H Husain Syam berpesan supaya peserta KKN senantiasa menjaga almamater tercinta, dan tunjukkan bahwa ananda sudah memiliki pengetahuan, keterampilan, dan budi pekerti.












