Dukung Efektivitas Pembelajaran Daring, Rektor UMI Subsidi Kuota Internet 30GB kepada Mahasiswa

Pembelajaran daring
Rektor Universitas Muslim Indonesia Prof Dr H Basri Modding SE MS

MAKASSAR, LINES.id – Pemerintah melakukan instruksi physical distancing dan belajar dari rumah sehingga perkuliahan dan praktikum dengan Metode Pembelajaran Tatap Muka tidak dapat dilaksanakan. Dalam situasi masih merebaknya Wabah Covid-19, pilihan pembelajaran dalam jaringan (Daring) menjadi pilihan terbaik.

Sebagai upaya memberikan kepastian kelancaran dan efektivitas pelaksanaan pembelajaran daring. Bagi mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) selama situasi Pandemi Covid-19, mahasiswa diberikan kemudahan aksesibilitas pembelajaran.

Dilansir umi.ac.id, Rektor UMI Prof Dr H Basri Modding mengeluarkan kebijakan pemberian subsidi aksesibilitas pembelajaran daring. Subsidi kepada mahasiswa UMI diberikan dalam dua bentuk. Yakni subsidi dana pembelajaran daring senilai Rp 300.000 (tiga ratus ribu rupiah) dan kouta internet 30 GB sebagai implementasi kerjasama UMI dengan Telkomsel.

Kesepakatan kerjasama antara UMI dengan Telkomsel secara resmi akan ditandatangani pada Selasa, 14 April 2020. Hal ini disampaikan Rektor UMI, saat dihubungi via telpon (10/4/2020).

Kebijakan ini telah dipikirkan dan direncanakan jauh hari sebelumnya oleh jajaran Pimpinan Universitas. Sembari mengkaji efektivitas pelaksanaan pembelajaran daring. Serta pembahasan tawaran kerjasama dari pihak Telkomsel.

Baca juga: Imbas PSBB, Kemenag Akan Gelar Manasik Online

Baca juga: Dekan FT UMI: Hikmah Corona, Kampus Menjadi Familiar dengan Sistem Daring

 

“Kami sudah siapkan dan menyampaikan kepada para Wakil Rektor untuk membahas tawaran kerjasama Telkomsel dan melakukan koordinasi dengan seluruh pimpinan fakultas pada minggu kedua April 2020. Untuk memperoleh data serta laporan tentang tingkat keaktifan mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran daring. Sebagai acuan penetapan besaran subsidi yang akan direalisasi melalui pengurangan BPP Semester Gasal Tahun Akademik 2020/2021,” ujar Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini.

“Kami memerlukan dukungan data yang sahih dan keterpaduan pelaksanaan. Sehingga tidak layak disampaikan ke publik sebelum perencanaan implementasinya detail dan konkrit. Insya Allah, Senin (13/4/2020) akan ditetapkan dalam bentuk keputusan resmi,” ujar Prof Basri Modding.

Bentuk kerjasama UMI dan Telkomsel dalam mendukung pembelajaran daring

Melalui kerjasama UMI dan Telkomsel, mahasiswa dapat menggunakan aplikasi my telkomsel dengan mengakses program Cloudxx dalam pembelajaran daring.

Prof Basri Modding kembali menegaskan, bahwa fasilitas yang diberikan dimaksudkan sebagai konkritisasi dari inovasi tata kelola UMI khususnya dalam proses belajar-mengajar (PBM). Subsidi yang diberikan harus dipastikan memberikan jaminan terhadap peningkatan kualitas capaian (outcome) pembelajaran seluruh mata kuliah. Meskipun kita berada di dalam situasi yang memprihatinkan disebabkan Pandemi Covid-19.

Kami senantiasa mendoakan agar kita semua, khususnys Bangsa Indonesia dapat mengatasi Pandemi Covid-19 dalam waktu singkat dan tidak lagi menimbulkan korban yang lebih banyak, Aamiin.