Tak Selalu Suram, Petik Hikmah di Balik Corona

Hikmah corona
Pandemi corona virus disease (Covid-19) (Foto: jurnalposmedia.com)
Pola pikir baru pasca corona

Yang tidak kalah pentingnya, pasca corona kita harus punya pola pikir baru. Hidup lebih hemat, mengutamakan fungsi, hilangkan gengsi. Gaya hidup sesuai dengan penghasilan, agar tidak besar pasak daripada tiang. Karena sekecil apapun uangnya akan cukup bila digunakan untuk hidup, tapi sebanyak apapun uangnya tak akan pernah cukup jika untuk memenuhi gaya hidup.

Harus cerdas mengelola keuangan keluarga. Cerdas secara finansial itu sangat penting, agar penghasilan yang diperoleh tidak habis begitu saja. Apalagi terjerat hutang, gali lubang tutup lubang. Dari penghasilan yang ada harus diusahakan bagaimana caranya agar mampu menciptakan sumber penghasilan baru.

Dengan mengoptimalkan kemampuan diri sendiri, menerapkan pola pikir baru yang lebih maju, akan mampu menopang ketahanan keluarga, terutama dari sisi ekonomi. Ketahanan ekonomi keluarga ini merupakan genset bagi ekonomi nasional.




Baca juga: Khofifah Optimis Segera Lewati Pandemi Covid-19, Pasien Sembuh Capai 67 Persen

Baca juga: LDII Kepulauan Yapen Sembelih 12 Ekor Hewan Kurban

 

Kita masih ingat saat krisis tahun 1998, banyak perusahaan besar ambruk, ekonomi nasional porak poranda, tapi justru UMKM yang basisnya adalah ekonomi keluarga yang menjadi penyelamat krisis moneter saat itu.

Tanpa disadari, adanya pandemi corona ini menyadarkan kita semua untuk lebih menata hidup dengan lebih baik. Jaga kebersihan, terapkan pola hidup sehat, makan makanan bergizi yang seimbang, jaga jarak, tidak bersentuhan dengan yang bukan mahrom, lebih dekat keluarga, bisa mengatur keuangan keluarga dengan lebih baik.

Kita dituntut untuk selalu belajar dan belajar seumur hidup (long life education). Memiliki jiwa pembelajar. Belajar mulai dari ayunan (anak-anak) sampai liang lahat (mati). Tanpa memiliki jiwa pembelajar, kita hanya akan memiliki masa lalu. Karena masa depan hanya akan diraih oleh orang-orang yang mau terus belajar sepanjang hayat.




Baca juga: Buka CAI LDII, Kades Buriko Ajak Generasi Muda Bersinergi Bangun Desa

Baca juga: Tembus Rp400 Miliar, Begini Cara Warga LDII Berkurban

 

Demikianlah, setiap kejadian yang ada di muka bumi ini, senantiasa terselip hikmah di baliknya. Semoga kita bisa menemukannya, dan menjadi manusia yang lebih baik lagi.