MT Ukhuwah UMI Salurkan Bantuan Korban Banjir Masamba

MT UMI Masamba
Ketua MT Ukhuwah UMI Dr Hj Amirah Kallabe SE MM

MAKASSAR, LINES.id – Majelis Taklim (MT) Ukhuwah Universitas Muslim Indonesia (UMI) tidak ketinggalan ambil bagian sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir bandang Masamba.

Ketua MT Ukhuwah UMI Dr Hj Amirah Kallabe SE MM mengatakan, MT Ukhuwah akan bersinergi dengan Tim Bantuan Medis (TBM) Fakultas Kedokteran (FK) UMI. TBM FK UMI akan langsung ke lokasi kejadian, Kamis (16/7/2020).

“Bantuan MT Ukhuwah UMI untuk korban banjir Masamba diwujudkan dalam bentuk dana. Serta bersinergi dengan TBM FK UMI yang hari ini akan membelikan barang sesuai kebutuhan masyarakat korban banjir Masamba,” ungkap Dr Amirah Kallabe.




Baca juga: UMI Kembali Tutup Aktivitas Kampus Hingga 2 Agustus

Baca juga: Banjir Bandang Masamba, Jalanan Dipenuhi Lumpur Hingga 2 Meter

 

Amirah menjelaskan, program ini sebagai bentuk kepedulian MT Ukhuwah UMI kepada korban bencana Masamba.

“Ini bentuk kepedulian kami kepada saudara-saudara kita korban banjir Masamba. Semoga keikhlasan kami dapat memberi manfaat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Masamba,” ujar alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI.

Program aksi sosial Peduli Bencana bukan sekali ini, MT Ukhuwah UMI ikut mengambil bagian beberapa agenda sosial sebelumnya. Seperti korban yang terpapar Covid-19, penyaluran APD bagi tenaga kesehatan, dan lain sebagainya.

Menjelang hari Raya Idul Adha, pengurus MT Ukhuwah UMI juga memutuskan untuk berkurban atas nama MT Ukhuwah UMI pada Idul Adha mendatang.




Baca juga: Mulai 15 Juli, Syarat Naik Kereta Wajib Isi CLM

Baca juga: Soal dan Jawaban SD Kelas 1-3 TVRI 16 Juli 2020, Materi Matematika di Sekitar Kita

 

“Kurban akan diberikan kepada cleaning dan satpam UMI sebagai bagian keluarga besar UMI,” ujar Amirah.

Diketahui, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara diterjang banjir bandang pada, Senin (13/7/2020) malam. Akibat kejadian itu, 15 orang tercatat meninggal dunia sampai saat ini, dan masih banyak warga yang hilang, serta ratusan rumah warga hancur.