BANTAENG, LINES.id – Tingginya curah hujan pada Jumat (12/6/2020) berdampak pada meluapnya Sungai Calendu dan mengakibatkan jebolnya Cekdam Balang Sikuyu serta membanjiri tujuh kelurahan di dua kecamatan. Yakni Kecamatan Bantaeng dan Kecamatan Bissapu, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan.
Sisa sisa lumpur pasca banjir masih berdampak pada rumah warga, perkebunan dan fasilitas umum yang terendam banjir. Pemerintah Daerah melalui BPBD dan instansi terkait melakukan pendataan, evakuasi penempatan pengungsi ditempat aman seperti Rumah Wakil Bupati dan masjid-masjid.
Baca juga: Senkom Rescue Sumut Bantu Pemkot Sosialisasikan Perwali Binjai
Baca juga: Senkom Bantaeng Dampingi Gubernur Sulsel Pantau Titik Pasca Banjir Bandang
Tim Gabungan terdiri BPBD, Polres, Kodim 1410, Batalyon A Satuan Brimob Polda Sulsel, Yonif 726 Tamalatea, Satpol PP serta anggota Senkom Mitra Polri Kabupaten Bantaeng. Bersama masyarakat bergotong-royong membersihkan lumpur yang cukup tebal dengan peralatan seadanya karena keterbatasan sarana dan prasarana.
Wakil Bupati Bantaeng Sahabuddin menginstruksikan, “Kita semua harus bergerak cepat, baik Lurah, Camat semua instansi terkait. Beserta relawan agar memperhatikan warga yang terdampak, serta kebutuhan pokoknya seperti makanan dan pakaian,” ucapnya. (HAG/Lines)












