1.900 Warga Jatim Tak Bisa Mudik, Khofifah Kirim Bantuan Sembako ke Jabodetabek

Warga Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan truk ke Jabodetabek yang akan membagikan paket sembako kepada 1.900 warga Jatim yang tidak bisa mudik, Selasa (19/5/2020).

Kemudian sebanyak 1.553 orang lainnya adalah warga Jawa Timur yang tergabung dalam paguyuban-paguyuban perantau di Jabodetabek. Misalnya paguyuban pedagang soto, pedagang sate, yang terkomunikasikan masih bertahap di sana.

“Pesan dari ibu gubernur adalah setiap mereka disalurkan bantuan uang senilai Rp 200 ribu per bulan, dalam tiga bulan ke depan, kemudian juga ditambahi dengan sembako 5 kg beras, gula pasir, satu liter minyak goreng dan juga telur sepuluh butir dan 10 bungkus mie,” kata Suban.

Jika masyarakat yang belum terdaftar dalam radar bansos namun ternyata membutuhkan intervensi dari Pemprov maka akan terus disisir Pemprov Jatim dan diberikan bantuan yang dibutuhkan.

Baca juga: Update Covid-19 Klaster Sampoerna: 77 Pegawai Positif Corona

Baca juga: Kasus Covid-19 Belum Ada Penurunan, Pemerintah Perlu Siapkan Ketersediaan Pangan

 

Pemberangkatan sembako dan uang bantuan senilai Rp 200.000 untuk 1.900 warga Jatim di Jabodetabek hari ini adalah bulan pertama. Dan masih akan dilakukan di bulan kedua dan ketiga.

“Saat ini Pemprov Jatim memberikan bantuan pada warga kita yang ada di Jabodetabek karena mereka kini tidak bisa mudik, dan sedang dalam penerapan PSBB,” kata Suban.

Selain memberikan bantuan pada warga Jatim yang ada di luar provinsi, Pemprov Jatim juga memberikan bantuan yang sama bagi warga non KTP Jatim dan sedang ada di Jatim dan terdampak Covid-19.