Ikuti Himbauan Pemerintah, Pengurus LDII Cimahi Lakukan Rapid Test, Hasil Negatif

LDII
Pengurus LDII saat dilakukan rapid test.

CIMAHI, LINES.id – Para pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dari jajaran DPD, PC, dan PAC se-Kota Cimahi mengikuti rapid test massal yang diperuntukkan bagi para pemuka agama. Digelar Pemerintah Kota Cimahi, di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Kamis (16/4/2020).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, semua pengurus DPD LDII Kota Cimahi dinyatakan negatif corona/Covid–19.

Sebanyak 175 pemuka agama dari agama islam, kristen, hindu, budha, dan konghucu se-Kota Cimahi mengikuti pemeriksaan rapid test.

Pemeriksaan ini dilakukan karena para pemuka agama sering berinteraksi dengan masyarakat, sehingga berisiko terpapar virus corona.

“Para kiai, ulama, ustaz, dan ustazah ini masuk dalam kategori B, yakni warga yang interaksi sosialnya rawan terpapar covid-19. Para ulama ini paling sering berkomunikasi dengan para jemaahnya,” kata Sekretaris FKUB Kota Cimahi, Yana Permana SAg MPd, saat meninjau pelaksanaan rapid test.

Kegiatan ini, ujarnya, bertujuan untuk pemetaan penyebaran Covid-19 di Cimahi. Sekaligus memutus mata rantai penularan Covid-19. Hasil tes ini akan menjadi pegangan Pemkot Cimahi dalam memutuskan suatu kebijakan.

Baca juga: LDII Ridge Camp Laksanakan Pengajian Secara Online

Baca juga: Spekulasi Trump Corona Buatan China, Xi Jinping Telepon Putin

 

“Jika hasil tes sudah keluar, akan dibuat suatu kesimpulan, dan pemerintah tidak akan salah membuat suatu keputusan karena berdasarkan kesimpulan dari hasil tes tersebut,” ujar Yana.

LDII laksanakan petunjuk dan aturan pemerintah

Sementara Sekretaris DPD LDII Kota Cimahi, Fadel Abrori SPi MH mengatakan, LDII menyambut baik ajakan pemerintah melakukan rapid test. Apalagi semua pengurus LDII yang ikut pemeriksaan itu hasilnya negatif.

“LDII selama ini selalu mengikuti petunjuk dan aturan dari pemerintah dalam penanganan wabah Covid-19. Alhamdulillah terbukti seluruh pengurus LDII setelah mengikuti rapid test dinyatakan negatif,” ujarnya.

Sejauh ini, menurutnya, LDII mengimbau seluruh warga LDII dan masyarakat sekitarnya agar disiplin dalam mengikuti anjuran pemerintah. Seperti menggunakan masker, melakukan physical distancing, serta tidak mudik.

“Kedisiplinan masyarakat ini sangat penting untuk mencegah penularan Covid-19,” tegas Fadel.

Ia juga mengajak warga Cimahi bekerja sama dalam menanggulangi wabah Covid-19. Termasuk mengikuti aturan dari pemerintah baik pemerintah pusat, provinsi, maupun pemerintah kabupaten/kota.

“Tetap diam di rumah, jaga jarak saat berkomunikasi, rajin cuci tangan, hindari beraktivitas di luar rumah, dan imbauan lainnya. Begitupun dengan umat beragama, ketika melaksanakan ibadah, perhatikan juga protokol kesehatan,” pungkas Fadel. [Fadel/Lines]