Mengenal Ahli Material ITB, Almarhum Prof Rochim Suratman

Rochim Suratman
Guru besar Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB (sumber: youtube.com)

BANDUNG, LINES.id – Segenap keluarga besar Institut Teknologi Bandung (ITB) menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas kepergian Prof Rochim Suratman. Ia adalah seorang Guru Besar pada Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB. Ia menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (9/4/2020) pada usia 69 tahun.

Prof Rochim Suratman lahir di Bandung tanggal 2 Juli 1950. Setelah menyelesaikan SD, SMP dan SMA di Bandung, putra dari Bapak H Ita Sasmita tersebut melanjutkan kuliah di Departemen Teknik Mesin, Institut Teknologi Bandung pada tahun 1969.

Ia berhasil lulus sebagai insinyur teknik mesin dengan waktu masa studi selama 5 tahun. Tahun 1974, Ir Rochim Suratman diangkat menjadi asisten dosen di almamaternya dan diangkat sebagai Dosen PNS tahun 1976. Ia memperoleh kesempatan untuk menempuh studi doktoral di Eropa. Tepatnya di Katholieke Universiteit Leuven, Belgia, dan berhasil merampungkan pendidikannya pada tahun 1981.

Jabatan struktural di ITB

Sepulang dari Belgia, Prof Dr Ir Rochim Suratman kembali aktif berkarir di ITB dan melakukan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satu pencapaian terbesarnya atas ketekunan dalam menjalankan pengajaran, riset, dan pengabdian masyarakat adalah penyematan jabatan fungsional Guru Besar dalam bidang Proses Produksi pada tahun 2003.

Jabatan struktural yang pernah diemban Ia selama di ITB adalah Sekretaris Jurusan Teknik Mesin, Ketua Jurusan Teknik Mesin, Ketua Prodi Teknik Material, Ketua Kelompok Keahlian Ilmu dan Teknik Material. Prof Rochim Suratman juga aktif sebagai anggota Senat FTI, Senat FTMD, Senat Akademik ITB dan terpilih sebagai Anggota Majelis Wali Amanah ITB sejak tahun 2015 hingga 2019.

Selama berkiprah di ITB, lebih dari seratus alumni Program Sarjana, Program Magister dan Program Doktor telah lulus di bawah bimbingan Prof Dr Ir Rochim Suratman. Ia juga telah menerbitkan ratusan publikasi dalam Jurnal Nasional, Jurnal Internasional, Prosiding Seminar Nasional dan Prosiding Seminar Internasional dengan staf yang Ia bina serta mahasiswa yang dibimbingnya.

Baca juga: Peneliti Amerika Temukan 6 Virus Corona Jenis Baru dari Populasi Kelelawar

Baca juga: Kasus Covid-19 WNI: Tiga Orang Positif Corona di Turki, Satu Orang Meninggal

 

Kegiatan Prof Dr Ir Rochim Suratman selain di ITB

Tak hanya aktif di ITB, Prof Dr Ir Rochim Suratman juga aktif dalam berbagai organisasi profesi seperti Asia Pacific Materials and Corrosion Association (APMACA), ASEAN Welding Society, Indonesian Welding Society (sebagai Founder dan Pengurus), anggota Indonesian Corrosion Association (INDOCOR), serta anggota Material Research Society-Indonesia (MRS-INA).

Ia juga telah menyumbangkan tenaganya pada pengembangan beberapa institusi di Indonesia. Contohnya adalah Universitas Pasundan, Universitas Winaya Mukti, Universitas Jenderal Ahmad Yani, Institut Teknologi and Sains Bandung, serta pernah menjadi Koordinator Kopertis Wilayah IV Jawa Barat.

Tak hanya di bidang pendidikan dan pengajaran, Prof Rochim Suratman berkecimpung di dunia industri di Indonesia. Ia tercatat menjadi Tenaga Ahli di PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT PINDAD (Persero), serta menjadi konsultan untuk berbagai industri lainnya. Seperti PT PLN, PT Pertamina, PT Pupuk Sriwijaya, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian dan lain-lain. Terakhir, Ia aktif di B4T Bandung sebagai Tenaga Ahli Bidang Pengelasan.

Prof Rochim juga menerima beberapa penghargaan selama mengabdi di ITB. Penghargaan tersebut adalah Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya 20 tahun, Ganesa Bhakti Wiradharma. Lencana Pengabdian 25 tahun ITB, Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya 30 tahun, Lencana Pengabdian 35 tahun ITB dan Lifetime Research Achievement Awards MRS-ID 2016.

Dalam kepergiannya, Ia meninggalkan istri bernama Dra Hartiti Sudarmin dan seorang putri bernama Cynantia Rachmijati SDs Dipl Journ MMPd.

Semoga jasanya diterima dan keluarga serta kolega yang ditinggalkan dapat diberikan kesabaran dan kekuatan.