BANGUNTAPAN, LINES.id – Untuk menggerakkan olahraga di masyarakat, terutama cabang pencak silat, perguruan Persinas ASAD (Ampuh, Sehat, Aman, Damai) Kecamatan Banguntapan dan Kecamatan Piyungan menggelar Pasanggiri.
Acara berlangsung hari Minggu, (1/3/2020) di aula Masjid Baitul A’la, Ngipik, Baturetno, Banguntapan, Bantul.
Lomba ini diikuti oleh perwakilan atlet pencak silat persinas ASAD se-Kecamatan Banguntapan dan Kecamatan Piyungan.
Eko, Ketua panitia pasanggiri menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberi semangat dan apresiasi kepada para atlet se-Kecamatan Banguntapan yang selama ini terus berlatih secara rutin.
Apresiasi diberikan berupa piala dan uang pembinaan bagi peserta yang meraih juara.
Dihadapan seluruh atlet dan penonton yang hadir, Eko menyampaikan, “Jangan dilihat nominal hadiah yang diberikan, tetapi agar dilihat nilai perhatian dari para pelatih dan panitia dalam menghargai semangat para atlet selama ini,” tuturnya.
Sambutan Pembina Persinas ASAD
Acara dibuka oleh Pembina ASAD Kabupaten Bantul Drs H Rubiyanto SPd. Dalam sambutannya, Rubiyanto menggarisbawahi semboyan olahraga yang sudah menyebar di masyarakat, yakni didalam badan yang sehat akan terdapat jiwa yang sehat.
“Untuk mendapatkan jiwa yang sehat, usahakan badan tetap segar dan sehat, salah satunya dapat ditempuh dengan olahraga beladiri,” paparnya.
Selain bermanfaat untuk kesegaran dan kesehatan badan, pencak silat ASAD juga dapat berfungsi umtuk melindungi diri apabila terjadi ancaman fisik terhadap dirinya.

Berdasarkan penilaian tim juri yang beranggotakan 5 orang, diperoleh penampil terbaik sebagai berikut. Golongan usia Pra remaja, juara 1, 2 dan 3 adalah Jombor, Sunten dan Jambidan. Golongan usia Remaja, juara 1, 2 dan 3 adalah Sunten, Jambidan dan Baturetno.
Golongan usia Dewasa juara 1, 2 dan 3 adalah Baturetno, Balong dan Jombor. Golongan usia Pembina juara 1, 2 dan 3 adalah Jambidan, Gedongkuning dan Balong. Mengacu dari perolehan juara pada setiap golongan usia, diputuskan bahwa Jambidan ditetapkan sebagai Juara umum.












