DPD LDII Sampit Tegaskan Kembali Bijak Bermedia Sosial

SAMPIT, LINES.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan pengajian rutin di Masjid Barokah Jalan Gunung Slamet, Sampit, Minggu, (9/2/2020). Pengajian diisi dengan pembacaan ayat suci Al Quran dan pengkajian Al-Quran beserta arti dan penjelasannya yang disampaikan oleh Ustaz Ilham.

Dilanjutkan pengkajian Al Hadits disampaikan oleh Ustaz Ikhwan Al Mughofar. Pengurus DPD LDII Kotim Abdul Mutholib SH turut hadir memberikan sambutan dan pengajian ditutup dengan nasihat agama oleh Ketua Dewan Pembina DPD LDII Kotim H Abdul Kholiq.

Pengajian rutin DPD LDII Kotim di Masjid Barokah Jalan Gunung Slamet, Sampit, Minggu, (9/2/2020)

Dalam sambutannya, Abdul Mutholib menyampaikan bahwa LDII sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam peran sertanya membantu pemerintah untuk mewujudkan tujuan nasional, LDII senantiasa konsisten melakukan amal nyata. “Dilakukan melalui peningkatan sumber daya manusia dengan menjalankan program-program seperti pengajian rutin seperti sekarang ini,” ungkapnya.

“Pengajian ini terbuka untuk umum, tidak ada unsur paksaan sedikitpun, kami membuka pintu yang selebar-lebarnya kepada setiap masyarakat yang ingin ikut serta,” tambahnya.

Peserta pengajian DPD LDII Kotawaringin Timur

Dalam kesempatan itu pula Abdul Mutholib mengajak kepada warga LDII khususnya dan masyarakat pada umumnya agar bijak dalam bermedia sosial. Masyarakat harus lebih selektif dalam menyebarkan informasi yang diterima. Jangan sampai menyebarkan berita maupun informasi yang belum dapat dibuktikan kebenarannya.

“Sebarkanlah hanya informasi yang bermanfaat, perlu juga diperhatikan sumbernya, jangan menyebarkan informasi yang tidak jelas. Jangan menyebarkan konten berbau sara, kebencian, fitnah, dan pornografi,” tegasnya.

Media sosial saat ini banyak digunakan untuk memfitnah dan menjatuhkan seseorang atau suatu golongan, jadi kita harus lebih hati-hati. Dalam akhir sambutannya Abdul Mutholib menyampaikan, jadikanlah media sosial sebagai instrumen pelekat persatuan dan kesatuan bangsa dengan selalu berbagi semangat positif dan inspiratif.