SIDOARJO, LINES.id – PAC LDII Kramattemenggung melaksanakan itikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadan di Masjid Assyafi’iyah, Desa Kramattemenggung, Jumat (22/4/2022). Pada kesempatan itu hadir para tokoh agama, tokoh masyarakat, segenap pengurus PC LDII Kecamatan Tarik, dan Kepala Desa Kramattemenggung. Turut hadir Danramil Tarik bersama anggotanya, Kapolsek Tarik yang diwakili oleh Kanit Binmas dan didampingi oleh Bhabinkamtibmas Desa Kramattemenggung.
Dalam sambutannya, Djulianto yang juga Ketua Takmir Masjid Assyafi’iyah menerangkan mengenai berbagai macam kegiatan di Masjid Assyafi’iyah selama bulan suci Ramadan.
Ketua Takmir Masjid Assyafi’iyah juga tidak lupa mengucapkan terima kasih atas segenap perhatian dari pemerintahan desa selama ini. “LDII dalam hal ini diundang Bakesbangpol Kabupaten Sidoarjo untuk mengikuti sosialisasi mengenai bahaya radikalisme dan terorisme di hotel PCP Trawas Mojokerto selama dua hari,” kata Djulianto.
Sementara Danramil Tarik Kapt. (Inf) Ghopur Urokhim mengatakan bahwa jangan sampai NKRI yang besar ini hanya akan menjadi sejarah atau cerita belaka bagi generasi penerus bangsa. Dalam kaitan ini, Danramil menceritakan mengenai kejayaan Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit yang pernah berjaya di masa keemasannya, “Tapi untuk sekarang hanya tinggal cerita, ini jangan sampai terjadi dengan NKRI,” tandasnya.
Kapt. (Inf) Ghopur menekankan kepada pemuda-pemudi yang saat itu hadir agar terus belajar sehingga bisa mempertahankan NKRI. Pihaknya juga menekankan agar tidak terpengaruh pada paham-paham yang menyimpang dari ajaran agama Islam seperti radikalisme dan terorisme.
H Budiono yang saat itu hadir mewakili Kepala Desa Kramattemenggung menutup acara ini dengan doa dan berharap agar jalinan kerukunan antara warga LDII dengan warga masyarakat tetap dijaga dan dilanjutkan sehingga tercapai kedamaian dan kenyamanan hidup di masyarakat.












