Terkesan Buru-buru, Demokrat Sarankan Menhan Fokus Pesawat Angkut Hercules

Menhan
Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari fraksi Demokrat mengusulkan Prabowo untuk fokus menambah pesawat Hercules, bukan jet tempur F-15 AS. Foto: (AFP/RICO THUMSER)

JAKARTA, LINES.id – Keputusan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dalam mengambil keputusan pembelian jet tempur F-15 Amerika Serikat (AS) terkesan buru-buru. Diungkapkan Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Anton Sukartono Suratto.

Anton pun menyarankan Kemhan sebaiknya fokus pada penambahan unit helikopter tempur dan pesawat angkut C-130 Hercules.

“Saya pribadi memandang Kemhan tidak perlu terburu buru mengambil keputusan terhadap penawaran Amerika Serikat tersebut,” kata Anton seperti dilansir CNNIndonesia.com, Sabtu (12/2/2022).

Di tengah kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini yang masih memprihatinkan, menurutnya penambahan unit helikopter tempur dan pesawat angkut C-130 Hercules lebih rasional.

“Kita harus juga melihat kemampuan APBN kita yang saat masih mengalami defisit yang terlalu besar dikarenakan pandemi Covid-19 saat ini,” imbuhnya.

Anton pun menyoroti salah satu tujuan rencana AS menjual 36 jet tempur F-15 dan alat utama sistem pertahanan (alutsista) ke Indonesia adalah meningkatkan keamanan mitra regional penting AS dalam upaya menjaga stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik.

Pemerintah Indonesia harus memiliki data kuat seperti pihak yang akan menjadi ancaman Indonesia ke depan hingga jenis alutsista yang dibutuhkan.

Menurutnya, data tesebut penting supaya Indonesia bisa menyesuaikan langkah yang akan diambil dalam menghadapi kekuatan alutsista negara-negara di Asia-Pasifik.