CIMAHI, LINES.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Cimahi mengikuti Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII DPW LDII Provinsi Jawa Barat secara daring pada Rabu dan Kamis, 23-24 Desember 2020.
Muswil diikuti ketua DPD LDII Kota Cimahi Ir Dwi Hartono secara langsung dari studio utama di Grand Hotel Preanger, Bandung. Sementara sekretaris DPD LDII Kota Cimahi Fadel Abrori SPi MH mengikuti melalui studio mini di Pondok Pesantren Baitul Izzah (Ponpes Baiz), Cimahi. Dalam kesempatan tersebut dihadiri pula Ketua Ponpes Baiz KH Muhtadi, Ketua Yayasan Baiz H Angka DH AMd, Ketua Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Nur Hasan Muchsin Sutedja SPd MPd, Kasek SMP Baiz Ikhfan Pujianto SPd, dan Koordinator SMA Baiz Nasrullah Nurul Rohmat SPd MPd.
Muswil VIII DPW LDII Provinsi Jawa Barat mengangkat tema “Kontribusi berkelanjutan LDII untuk Jawa Barat Juara Lahir Batin” ini diikuti 27 studio mini yang tersebar di DPD LDII Kota/Kab se-Jawa Barat.
Baca juga: Ketua Umum LDII: Ibu yang Berdaya Modal Membangun Bangsa
Baca juga: Susun Proker 2021, LDII Lamongan Fokus Pendidikan Karakter
Sebelum muswil, didahului dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas lima bidang untuk memperkuat delapan bidang pembangunan yang dicanangkan DPP.
Pelaksanaan Muswil secara luring menerapkan protokol kesehatan, sebab para ketua DPD atau yang mewakili menghadiri secara langsung, sehingga diperlukan tempat yang luas dan terbuka. Untuk menyukseskan pelaksanaan Muswil yang memenuhi protokol kesehatan, semua peserta Muswil diharuskan rapid test antigen untuk usia dibawah 60 tahun.
Sedangkang bagi ketua DPD yang usianya diatas 60 tahun maka harus diwakilkan kepada sekretaris atau yang mewakili dengan catatan usia di bawah 60 tahun, namun tetap harus mengikuti pelaksanaan Muswil secara daring di wilayahnya masing-masing. (Fadel/LINES)












