MAMUJU, LINES.id – Lukman Umar selaku Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar menjadi salah satu narasumber di kegiatan Dialog Demokrasi yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Cabang Mamuju, Sabtu (14/11/2020).
Lukman menuturkan bahwa Ombudsman menjadi lembaga yang paling berkepentingan dalam melahirkan pemimpin yang cerdas dan amanah nantinya.
“Setelah adanya pemimpin yang terpilih, mungkin tugas KPU dan Bawaslu sudah selesai, namun kami terus bekerja dan mengawasi pemimpin yang terpilih dalam merealisasikan visi dan misinya,” ungkap Lukman.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar yang sudah menjabat 7 tahun itu juga mengakui bahwa banyaknya aduan masyarakat yang masuk ke lembaga yang bertugas mengawasi pelayanan publik tersebut disebabkan karena sebagian besar pemimpin yang terpilih tidak merealisasikan apa yang menjadi visi dan misinya saat kampanye.
Baca juga: Tindak Lanjuti Aduan Pelamar CPNS, Ombudsman Sambangi Kantor BKD Sulbar
Baca juga: Sikapi Keluhan Masyarakat, Ombudsman Sulbar Sidak ke Capil Polman
“Ketika kita tidak memilih pemimpin dengan cerdas, bisa saja nantinya masyarakat akan mengadu ke Ombudsman, karena pelayanan publik diselenggarakan tidak sesuai dengan regulasi yang ada. Itulah sebabnya, kami sangat berkepentingan,” tambah Lukman.
Selain itu, Lukman juga mengajak kepada seluruh peserta untuk tidak terlibat dalam money politic agar pemimpin yang terpilih benar-benar yang amanah.
“Intinya mulai dari kita dan keluarga terdekat kita untuk menjadi pemilih yang cerdas,” tegas Lukman.
Dialog yang diselenggarakan di warkop Phi Kopi Mamuju itu juga diikuti oleh AKBP Iwan Aurya Annta SIK, Muhammad Rivai SPd MPdI dan Fauzal Jumalang SPd MSi sebagai narasumber dialog.












