Pandemi Covid-19, LDII Jawa Barat Gaungkan Bela Negara

LDII Jawa Barat
DPW LDII Jawa Barat melaksanakan FGD Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara menjelang Muswil VII LDII Jawa Barat, Sabtu (24/10/2020)

 Pancasila merupakan dasar negara kita, Pancasila adalah perjanjian luhur Bangsa Indonesia, Pancasila adalah jiwa kepribadian Bangsa Indonesia, Pancasila adalah sumber dari pada sumber segala hukum dan Pancasila yang menyatukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Negara kita adalah negara yang beragam, Bhineka Tunggal Ika adalah keniscayaan. Dengan jiwa nasionalisme akan mampu menangkal gangguan dari luar yang akan merongrong kedaulatan NKRI. Hal tersebut disampaikan oleh AKBP M Rois Wadirbinmas Polda Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, Wadirbinmas mengapresiasi kepada LDII Jawa Barat bahwa di masa pandemi ini mempunyai kepedulian terhadap bela negara.

Wawasan Kebangsaan Modal WNI

LDII Jawa Barat

Senada dengan dua pembicara sebelumnya, Agus Komarudin Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Prov Jabar menyampaikan wawasan kebangsaan merupakan modal bagi setiap warga negara Indonesia untuk menjadi warga negara yang cinta akan bangsanya sendiri yaitu bangsa Indonesia. Saat ini diharapkan kepada setiap orangtua agar memberikan pemahaman kepada anak-anaknya mengenai kecintaan terhadap bangsa Indonesia.

Juga diharapkan kepada orangtua dapat memberikan contoh kegiatan yang membuat anak mengetahui kepada dan bagaimana saja contoh penerapannya. Mengingat, saat ini  banyak media sosial yang memut konten- konten yang kurang mendukung, yang dapat menjerumuskan anak menjadi anak yang kurang peduli dengan sekitar dan menjurus ke tindak kejahatan.




Baca juga: LDII DIY Penuhi Undangan Bimtek Penceramah Agama Kemenag

Baca juga: Audiensi Kepala Kemenag Sulsel, Pengurus LDII Sampaikan 8 Program Pengabdian

 

LDII Jawa Barat

Prof Budimansyah memaparkan materi secara daring menjelaskan bahwa, saat ini yang perlu dibangun masyarakat Indonesia adalah mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. “Apabila dalam mempertahankan negara Indonesia ini kita lemah, bayangkan saja apa efek yang akan terjadi? Indonesia mempunyai Alat Utama Sistem Senjata Tentara Nasional Indonesia (Alutsista) yang merupakan alat pertahanan, ini harus kita jaga dan kita rawat. Adapun praktik bela negara dapat diwujudkan pula dengan kegiatan pramuka,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPP LDII Iskandar Siregar menyampaikan bahwa LDII menekankan tentang wawasan kebangsaan karena sejak awal berdiri berasas Pancasila. “Jadi sejak LDII berdiri tahun 1972 sudah berasaskan Pancasila,” ungkapnya.

Artinya, LDII sejak awal berkomitmen untuk mendukung NKRI dan juga turut mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila terutama kepada warganya. “Sehingga nantinya diharapkan semua warga betul-betul memberikan contoh tauladan bagi warga negara lainnya untuk bisa hidup rukun, aman, damai, sentosa dengan lingkungannya tetapi juga sekaligus bisa berkontribusi terhadap lingkungannya yang disebut dengan K3 (karya, kontribusi, komunikasi),” pungkasnya.