oleh

LDII DIY Penuhi Undangan Bimtek Penceramah Agama Kemenag

YOGYAKARTA, LINES.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kompetensi Penceramah Agama di Hotel Sahid Raya, Babarsari Yogyakarta.

Bimtek terbagi menjadi dua angkatan. Angkatan pertama dilaksanakan Senin-Selasa 19-20 Oktober 2020 dan angkatan kedua dilaksanakan Rabu-Kamis 21-22 Oktober 2020 di lokasi yang sama.

Hadir beberapa ormas Islam di DIY, antara lain Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), PW Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah, PW Nahdatul Ulama, PW Aisyiah, GP Ansor, MTA, Korp Dakwah Mahasiswa, dan beberapa ormas lainnya.

Hadir dari LDII DIY lima penceramah yakni Ust. H Nurwahyudi, Ust. Sukadi SPdI MPdI, Ust. Rosid Kurniawan, Ust. Fatkhur Rozi, dan Ust. Andhika Widiasto.

Ketua Panitia Drs H Muklas MSi dalam sambutannya mengatakan, Bimtek dilaksanakan dalam rangka meningkatkan dan menguatkan kompetensi penceramah dari aspek materi maupun metodologi dakwah.




Baca juga: Audiensi Kepala Kemenag Sulsel, Pengurus LDII Sampaikan 8 Program Pengabdian

Baca juga: Buka Musda IX, Plt Bupati Jember: LDII Berkontribusi dalam Kerukunan Umat Beragama

 

“Kami ingin membekali para penceramah dengan wawasan ke-Indonesiaan, ketahanan nasional, moderasi beragama, dan strategi dakwah di era milenial,” ungkapnya.

Bimtek ini berbeda dengan sertifikasi penceramah, di mana sertifikasi diberikan kepada setiap peserta yang mengikuti pelatihan atau kursus. Keikutsertaaan Bimtek, kata Muklas, bersifat sukarela, bukan merupakan mandatory atau kewajiban yang memiliki konsekuensi hukum.

“Acara ini diselenggarakan oleh pemerintah sebagai fasilitator, sehingga diharapkan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi. Dengan demikian, kita akan bisa bersama-sama membangun umat,” harapnya.

LDII Islam garis lurus
LDII DIY
Kolonel Eko dari Korem 072/Pamungkas saat mengisi materi pada Bimtek Kemenag.

Kolonel Eko dari Korem 072/Pamungkas memaparkan materi ketahanan Bangsa Indonesia yakni pentingnya ceramah yang memantapkan kerukunan. “Mari kita sampaikan ceramah yang membangun kerja sama umat, dan semakin memantapkan eksistensi keistimewaan Jogja,” kata Kolonel Eko.




Baca juga: Muswil VI, Staf Ahli Gubernur Apresiasi Kontribusi LDII dalam Membangun Papua

Baca juga: Pj Ketum LDII: Pentingnya Soliditas Ormas Islam Hadapi Dinamika Global

 

Pada sesi tanya jawab, Ustaz Sukadi SPdI MPdI dari LDII menanyakan tentang langkah yang sudah ditempuh untuk sosialisasi wawasan kebangsaan. “Pak Sukadi dari LDII ya, saya sangat suka dengan LDII karena kompak dan termasuk Islam garis lurus. Untuk wawasan kebangsaan, Korem menyediakan pelatihan wawasan kebangsaan dan bela negara kepada ormas yang membutuhkan. Silakan mengajukan proposal,” jawab Kolonel Eko.

Dari pelaksanaan Bimtek ini diharapkan para penceramah dapat membangun umat dengan menyampaikan dakwah yang menyejukkan dan moderat. Dengan begitu, tri kerukunan umat beragama akan terwujud di Indonesia, khususnya di Yogyakarta.

Komentar

News Feed