JAKARTA, LINES.id – Seorang tukang ojek di Ciseeng, Kabupaten Bogor meninggal dunia dan dinyatakan positif Covid-19. Namun hasil positif diketahui setelah pria 48 tahun itu meninggal karena hasil tes swab baru keluar.
Dugaan awal, pasien yang berprofesi tukang ojek itu meninggal karena penyakit jantung.
“(Tes) Swab menunggu hasil, keburu meninggal,” kata Ketua Siap Siaga Covid-19 Kabupaten Bogor Kusnadi kepada CNNIndonesia.com, Selasa (14/4/2020).
Pasien meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bogor, Cibinong.
Kusnadi menuturkan, kini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan swab kepada anggota keluarga korban untuk mendeteksi penyebaran virus tersebut. Hasilnya kata dia akan diketahui sekitar seminggu ke depan tergantung antrian laboratorium.
Baca juga: Resmi! Pilkada Serentak Akan Digelar 9 Desember 2020
Baca juga: Update Covid-19: 4.839 Positif, 459 Meninggal Dunia
Dilansir CNNIndonesia.com, lebih lanjut, Kusnadi belum bisa memastikan klaster yang menginfeksi korban yang meninggal dunia tersebut. Pihaknya masih melakukan penelusuran terkait hal itu lewat keluarga korban.
“Klasternya susah. Karena pekerjaan almarhum yang perjalanan kemana-mana sesuai order. Ketemu siapa dengan siapa dimana,” ujarnya.
“Ini yang berat. Keluarga sudah diperiksa (swab) nunggu hasil,” tambahnya.
Korban kata Kusnadi kini sudah dimakamkan sesuai prosedur tetap (protap) pemulasaraan bagi jenazah Covid-19. Proses pemulasaraan dilakukan oleh para tenaga medis dari RSUD Kabupaten Bogor.












