RUMANIA, LINES.id – 10 bayi yang baru lahir di Rumania dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona, sementara ibu-ibu mereka dinyatakan negatif COVID-19.
Menteri Kesehatan Rumania, Nelu Tataru menginstruksikan jajarannya untuk melakukan investigasi pada satu unit bersalin setelah ditemukan kasus 10 bayi yang baru lahir positif Virus Corona.
Dilansir Tribunjogja.com, otoritas kesehatan menduga, bayi-bayi ini terinfeksi dari petugas medis yang kontak dengan mereka.
“Ibu-ibu mereka dites dan negatif, tapi bayi-bayinya dites positif, jadi kami harus mempertimbangkan kontak mereka dengan staf medis,” ungkap Nelu Tataru dalam wawancara dengan Antena 3 TV, Senin (6/4/2020), dikutip Tribunjogja.com dari laman Rappler.com, Rabu (8/4/2020),
Menurut laporan, bayi-bayi ini tidak menunjukkan adanya gejala Virus Corona. Beberapa dari mereka bersama dengan ibu masing-masing menjalani isolasi mandiri di rumah.
Baca juga: PSBB Jakarta untuk Transportasi, Kapolda: Motor Cuma buat 1 Orang, Berlaku bagi Ojol
Baca juga: Gara-gara Corona, UNICEF Khawatir Orang Tua Abaikan Imunisasi
Seorang ibu yang bayinya dinyatakan positif mengatakan pada media lokal pressalert.ro, bahwa dua hari belakangan dia merasa sedang hidup dalam film horor.
“Staf tidak menggunakan masker,” kata ibu yang tidak disebutkan namanya tersebut.
Unit yang terletak di kota Timisoara, Rumania barat ini sebenarnya sudah dalam karantina pada 31 Maret, namun keesokan harinya dibuka kembali atas permintaan otoritas kesehatan setempat.
Pertimbangannya kala itu adalah tidak ada risiko infeksi pada pasien maupun para dokter, walaupun 13 staf medis sudah dinyatakan positif Virus Corona.
Kasus terbaru ini menimbulkan kekhawatiran tentang bagaimana sistem di Rumania menangani pandemi ini.
Para petugas kesehatan yang berada di garis terdepan juga mengeluhkan alat pelindung diri (APD) yang tidak memadai.
Sementara itu, ada lebih dari 4.400 kasus Virus Corona yang teridentifikasi dan lebih kurang 180 meninggal dunia.
Dari total pasien positif, ada sekitar 700 orang yang terinfeksi adalah petugas medis.
Source: Tribunjogja.com












