JAKARTA, LINES.id – Otoritas kesehatan Indonesia mengumumkan 17 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi pada hari Senin (16/3/2020). Menandai hari ketiga berturut-turut penurunan jumlah pasien baru ketika negara meningkatkan upaya – kecuali lockdown – untuk menghentikan penyebaran penyakit di antara penduduk lokal.
Jumlah pasien telah mencapai 134 orang sejak Indonesia pertama kali menemukan penyakit seperti pneumonia di wilayahnya pada 2 Maret. Dilansir jakartaglobe.id, jumlah kematian tetap di lima dan sembuh pada delapan dalam tiga hari terakhir.
Sebagian besar pasien baru berada di Jakarta, Achmad Yurianto, juru bicara tim penanganan Covid-19 Indonesia, mengatakan dalam konferensi pers pada hari Senin. Sementara itu, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah masing-masing melihat satu kasus baru di wilayah mereka.
Presiden Joko “Jokowi” Widodo telah mendesak Indonesia untuk tinggal di rumah atau setidaknya mengurangi kegiatan mereka di area publik untuk memperlambat penyebaran Covid-19.
Sebagian besar siswa di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, lima provinsi terpadat di negara itu, berhenti sekolah pada hari Senin. Selanjutnya mengambil kelas online sebagai gantinya selama dua minggu ke depan.
Jakarta mengurangi layanan angkutan umum pada hari Senin, untuk memaksa orang tinggal di rumah mereka. Namun, hari pertama penerapannya berubah kacau karena banyak bisnis masih meminta karyawan mereka untuk datang ke kantor.
“Sangat penting untuk mengurangi mobilitas orang-orang yang bepergian dari satu tempat ke tempat lain. Menjaga jarak [aman], dan mengurangi pertemuan orang-orang, yang membawa risiko lebih besar untuk menyebarkan virus corona baru,” kata Jokowi dalam pidato pada hari Senin.
Namun, Presiden berhenti dari memberlakukan lockdown pada daerah dengan jumlah tinggi penyakit Covid-19 yang dikonfirmasi seperti Jakarta dan Jawa Barat.
“Pertama, saya perlu menekankan bahwa kebijakan lockdown di tingkat nasional dan regional adalah kebijakan pemerintah pusat. Pemerintah daerah tidak dapat membuat keputusan ini,” kata Jokowi.
Perayaan Kecil
Pada hari Senin, pihak berwenang juga mengungkapkan Pasien 1 dan Pasien 3, yang menghadiri acara menari di Amigos Restaurant di Kemang, Jakarta Selatan. Yang kemudian diidentifikasi sebagai kluster infeksi lokal pertama di Indonesia telah pulih. Juga, Pasien 2, yang merupakan ibu Pasien 1, telah dipulangkan dari Rumah Sakit Penyakit Menular Prof Dr Sulianti Saroso di Jakarta Utara.
Pemerintah mengatur acara kecil di rumah sakit, merayakan pemulihan mereka. Menteri Kesehatan Agus Terawan Putranto menghadiri acara tersebut dan membawa serta beberapa minuman jamu, hadiah dari Jokowi kepada pasien yang pulih.
“Kita dapat mengucapkan terima kasih kepada Yang Mahakuasa atas pemulihan saudara-saudara kita di sini hari ini,” kata Terawan.
Pasien 1 mengucapkan terima kasih kepada dokter, perawat, pekerja laboratorium, dan layanan kebersihan yang merawat mereka di rumah sakit.
“Saya berharap pemerintah dapat memberi mereka beberapa penghargaan dan insentif untuk dedikasi 24 jam mereka di garis depan,” kata pasien. Covid-19 telah menyebabkan setidaknya satu kematian pekerja medis di Indonesia sejauh ini.
Pasien 3, yang dirawat di rumah sakit dengan gejala ringan hanya ringan, mengingatkan orang untuk memperhatikan arahan dari komunitas medis tentang tanggung jawab individu untuk mencegah penyebaran penyakit.
“Dalam kasus saya, saya dinyatakan positif [untuk Covid-19] tetapi tidak menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan. Itu lebih berbahaya, karena [dalam kasus seperti itu], kami dapat pergi bekerja setiap hari tanpa mengetahui bahwa kami mentransmisikannya kepada orang-orang yang kekebalan dan kesehatannya lebih lemah dari kita, “katanya.
Hasil Tes Presiden
Pada hari Senin, Indonesia telah melakukan tes Covid-19 pada 1.230 orang, atau hanya empat tes untuk setiap juta penduduknya. Di antara mereka adalah Presiden Jokowi, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, dan anggota kabinetnya setelah mereka melakukan kontak dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Budi Karya dinyatakan positif virus pada hari Sabtu.
Wakil Presiden Ma’ruf, Menteri Agraria dan Perencanaan Tata Ruang Sofyan Djalil, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian semuanya dinyatakan negatif. Menteri Pertahanan Mahfud M.D., Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga telah melanjutkan tugas mereka pada hari Senin.
Sama seperti kebanyakan menterinya, Jokowi mengikuti tes pada hari Minggu. Presiden kembali bekerja pada hari Senin dan memimpin teleconference kabinet dari kediamannya di Istana Bogor di Bogor, Jawa Barat.
Presiden berinteraksi dengan wartawan dari podium seperti biasa tetapi, dia samar ketika wartawan bertanya tentang hasil tesnya.
“Untuk hasil saya, tanyakan pada penguji. Terima kasih, saya pikir itu sudah cukup,” kata Jokowi.












