KIM LDII Mimika Ikuti Rakor KIM DPP LDII Secara Daring

LDII Mimika
Bagian KIM LDII Mimika mengikuti Rakor KIM DPP LDII secara daring, Minggu (24/10/2021)

TIMIKA, LINES.id – Bagian Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Mimika mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) KIM DPP LDII secara daring bertempat di Studio Mini LDII Mimika, Jalan Hasanuddin Gang Ketapang No 9, Kota Timika, Papua, Minggu (24/10/2021).

Kegiatan diikuti Biro KIM DPW LDII dan Bagian KIM DPD LDII kabupaten/kota se-Indonesia serta LDII News Network (LINES). Rakor dilaksanakan secara daring melalui aplikasi zoom meeting diikuti lebih 370 titik.

Ketua DPP LDII bidang KIM H Rully Kuswahyudi SSos mengatakan bahwa Rakor KIM semula digelar 2 bulan yang lalu. Namun ditunda hari ini mengingat beberapa kegiatan digelar bersamaan departemen lain.

“KIM DPP LDII mempunyai tujuan sebagai kanalisasi berita-berita dari daerah, baik berita tulis maupun berita video dan juga daerah-daerah untuk menayangkannya melalui website masing-masing,” tuturnya.

Media yang dikelola KIM DPP LDII diharapkan menjadi sumber konten medsos bagi akun-akun LDII baik pusat maupun daerah. “Jadi setiap minggu, juga seminggu dua kali, bahkan tiga kali, kita secara rutin men-share materi konten untuk bisa dipasang di-upload di akun LDII masing-masing sebagai sosialisasi LDII,” tuturnya.

Selain itu, KIM DPP LDII diharapkan juga menjadi sumber konten di medsos bagi akun LDII, baik di pusat maupun di daerah sebagai sumber tayangan video. “Meskipun belum semua berjalan di beberapa daerah, tapi sudah mulai banyak mengirimkan ke DPP,” ungkapnya.

Baca juga: Bangun Sinergi, LDII Bintuni Gelar Silaturahim bersama BKMT Kabupaten Teluk Bintuni

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso yang hadir membuka Rakor KIM LDII memberikan apresiasi. “Saya sangat mengapresiasi sekali pelaksanaan rapat koordinasi bidang ini karena seiring dengan kemajuan teknologi digital, teknologi informasi ini, Komunikasi Informasi dan Media merupakan sesuatu yang menjadi sangat vital di dalam gerak roda organisasi,” tuturnya.

Apalagi, lanjutnya, teknologi komunikasi ini adalah dua sisi mata uang ada sesuatu yang sebetulnya mempunyai nilai-nilai sangat positif akan tetapi pada sisi lain bisa menjadi sesuatu yang sangat negatif. “Kalau kita melihat kerusakan bisa terjadi dengan teknologi digital ini akan tetapi kebaikan juga bisa dibangun melalui teknologi informasi ini,” jelas KH Chriswanto Santoso.

“Koordinasi ini menjadi penting sehingga kita tahu dan paham tentang kebijakan organisasi, kita pada frame yang tepat yang benar seiring dengan perjuangan organisasi yaitu Lembaga Dakwah yang tentu core-nya, intinya itu adalah melakukan dakwah yang mengajak kepada seluruh umat manusia kepada sisi-sisi kebaikan,” terang KH Chriswanto Santoso.

Hal ini sesuai dengan motto LDII yang tercantum dalam buku Rakernas LDII, yaitu ud’u ila sabili robbika bil hikmah wal mauidhotil hasanah wajadilhum billati hiya ahsan. “Jadi karena kita melihat cara mengajaknya adalah dengan cara-cara yang baik, cara-cara sopan, cara-cara yang berakhlakul karimah dan argumentasi-argumentasi yang kita berikan ada juga pada sisi-sisi kebaikan, karena kita lembaga dakwah,” tuturnya.

“Beberapa hal menjadi catatan yang saudara sekalian harus lakukan dalam Rakor KIM ini sebagai sebuah penyeragaman, maka semua produk KIM harus pada koridor satu, yaitu koridor empat Konsensus Kebangsaan, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia, koridor Pancasila sebagai dasar lembaga negara kita, koridor Undang-undang Dasar 1945 dan dalam koridor Bhinneka Tunggal Ika. Itu yang harus menjadi acuan organisasi harus mengikuti koridor tersebut,” tutur Chriswanto Santoso.

Baca juga: Komunikasi Vital Organisasi, Ketum Ajak KIM LDII Bergerak Sesuai Koridor

Selain itu, lanjutnya, lantaran sesuai dengan motto LDII, maka produk-produk KIM juga harus menjaga akhlakul karimah, wajadilhum billati hiya ahsan atau bil mauidhotil hasanah, dengan cara-cara yang baik. “Karena kita lembaga dakwah tentu melaksanakannya kita juga harus didasarkan kepada nilai-nilai agama,” ungkapnya.

“Bukan kita lawan dengan kejelekan, tapi kejelekan harus kita lawan dengan kebaikan, karena kebaikan yang terorganisir diharapkan akan menjadi kekuatan dalam rangka untuk memberikan nilai-nilai kebaikan kepada masyarakat sehingga akhlakul karimah, sehingga budi pekerti yang baik itu bisa tertanam pada masyarakat bangsa dan negara,” tutur Chriswanto Santoso.

Koridor lainnya ada pada Undang-Undang Informasi Transaksi dan Elektronik (UU ITE). “Jangan sampai kita ini melanggar UU ITE, karena pada saat ini banyak yang terjebak dengan kebebasan di dalam teknologi digital ini sehingga kita tidak sadar, kita salah dalam melangkah,” tutur Chriswanto Santoso.

Chriswanto berharap sekecil apapun yang sudah bisa dilakukan di daerah dalam rangka mempublikasikan berita kegiatan LDII itu merupakan kontribusi yang luar biasa. Oleh karena itu, lanjutnya, rakor ini menjadi penting untuk mensyukuri dan mengapresiasi dengan sudah terbentuknya aplikasi Berita LDII di Google Play Store. “Itu adalah salah satu dalam rangka kanalisasi, maka ini (aplikasi Berita LDII) supaya disosialisasikan,” jelasnya.

Dirinya berharap KIM LDII baik di pusat maupun di daerah dapat membuat berita-berita yang positif dalam rangka membangun Indonesia. Ke depan, Bidang KIM semakin diharapkan dapat berkontribusi semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan. “Kebaikan-kebaikan itu ketika tidak dikonfirmasikan, tidak diinformasikan, itu kadangkala menjadi salah persepsi maka kita masih ingat tentang 3K, Karya Kontribusi dan Komunikasi,” tuturnya.

“Lakukan karya sekecil apapun yang mempunyai nilai kontribusi kepada masyarakat dan bangsa dan komunikasikan melalui KIM ini,” pungkas KH Chriswanto Santoso.

Rakor KIM secara daring ini juga diikuti bagian Teknologi Informasi Aplikasi dan Telematika (TIAT) Freean Asvian ST, Dewan Penasihat Ustaz Ahmadun dan Kusmentri, serta beberapa pengurus harian LDII Mimika.

Pengurus harian LDII Mimika yang hadir yakni Wakil Ketua I Fadly Elisa Go,o, wakil ketua II H Zainul, bendahara Taufik Purwanta,