BANDUNG, LINES.id – Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Barang Milik Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Barat menerima audiensi pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jawa Barat di ruang kerjanya, Kamis (11/2/2021).
Dalam pertemuan itu, Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah BPKAD Provinsi Jawa Barat Dwi Agus Sulistyo ST MT mendorong LDII Jawa Barat untuk berpartisipasi aktif dalam program-program yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Di antaranya Gerakan Tanam dan Pelihara Pohon (GTPP) yang ditargetkan sebanyak 50 juta pohon. Latar belakang munculnya gerakan tersebut disebabkan banyak lahan kritis di Jawa Barat yang berpotensi menyebabkan bencana longsor dan banjir.
“Diharapkan gerakan tanam dan pelihara 50 juta pohon dapat terealisasi dengan cepat. Sehingga lahan-lahan kritis memiliki nilai tambah, dan lahan-lahan gundul kembali dipenuhi pohon,” ungkap Dwi.
Hal ini sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Barat melalui Surat Edaran No. 522.4/17/Rek tanggal 17 Februari 2020 tentang Pelaksanaan Gerakan Tanam dan Pelihara Pohon di Lahan Kritis Kabupaten/Kota Se-Jawa Barat.
Baca juga: HUT ke-124 Kota Balikpapan, Wali Kota Apresiasi Partisipasi LDII
Baca juga: Kerja Sama LDII-Senkom Subang Bantu Korban Banjir
Gubernur mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Jawa Barat untuk melaksanakan gerakan tanam pohon dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 7 Tahun 2005 tentang Pengendalian dan Rehabilitasi Lahan Kritis serta untuk mewujudkan Pemulihan Daerah Aliran Sungai di Jawa Barat.
LDII Siap Sukseskan Program GTPP

Menanggapi permintaan tersebut, Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Barat (Jabar) drg H Dicky Harun Sp Ort menyanggupi untuk mendukung dan melaksanakan program GTPP. LDII Jabar segera mengkondisikannya dengan DPD LDII Kota/Kabupaten untuk segera menindaklanjutinya. Pasalnya, program ini berhubungan erat dengan ekosistem yang baik bagi masyarakat.
Baca juga: Jelang Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus, LDII Silaturahmi dengan Ketua NU Mimika
Baca juga: LDII Karawang Bantu Evakuasi Korban Banjir ke Pengungsian
“Kami secepatnya segera mengkondisikan dengan para pengurus DPD Kota/Kabupaten, sehingga bisa segera direalisasikan dan menjadi sumbangsih LDII bagi masyarakat Jabar,” kata Dicky.
Pada tahun pertama pelaksanaan GTPP yaitu tahun 2019, telah ditanam sebanyak 19 juta pohon. Selanjutnya jumlahnya bertambah pada tahun 2020, ditanam sebanyak 20 juta pohon. Pencapaian penanaman 50 juta pohon ditargetkan terealisasi pada akhir tahun 2021. Hingga hari ini, Jumat (12/2/2021), telah dilakukan penanaman pohon sebanyak 34.027.689 pohon.
Sementara jenis pohon yang ditanam yakni pohon bakau (rhizophora), gamal (gliricidia sepium), kaliandra (calliandra calothyrsus), albazia, jati (tectona grandis), kopi (coffea), sengon (falcataria moluccana), pinus merkusii, suren (toona), dan mahoni (swietenia mahagoni).
Turut hadir dalam audiensi pengurus DPW LDII Provinsi Jabar Sekretaris H Oos Koswara SPd, Wakil Sekretaris Fadel Abrori SPi MH, Kepala Biro Hubungan Antar Lembaga (HAL) H Ucep Himawan SE dan Anggota Biro HAL Rd Asep Permana SIP. (fadel/LINES)












