Pelantikan BSO KBMFK UMI Periode 2021, Dekan FK UMI: Selamat Berkarya

BSO FK UMI
Pelantikan pengurus BSO Fakultas Kedokteran UMI

MAKASSAR, LINES.id – Badan Semi Otonom (BSO) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar pelantikan pengurus di Auditorium Lantai 5 FK UMI dan melalui video teleconference zoom, Kamis (6/5/2021).

Hadir secara luring pimpinan FK UMI, pengurus BEM KBMFK UMI, pengurus DPM KBMFK UMI, dan ketua BSO. Meski dilaksanakan luring, kegiatan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sementara peserta online terdiri dari pimpinan FK UMI, pembina masing-masing BSO FK UMI, pengurus BSO dan para undangan dengan total peserta sekitar 200 orang.

Adapun BSO FK UMI terdiri dari Medical Sport KBMFK UMI, Tim Bantuan Medis 110 KBMFK UMI, Forum Studi Islam Kedokteran KBMFK UMI, Avicenna Youth Researcher KBMFK UMI, dan Ikatan Persaudaraan Asisten KBMFK UMI.

Dekan FK UMI Prof Dr dr H Syarifuddin Wahid PhD SpPA(K) SpF DFM dalam sambutannya mengatakan, “Seluruh aktivis mahasiswa setidaknya memiliki dua manfaat setelah lulus dari Fakultas Kedokteran UMI,” tuturnya.

Baca juga: Penguatan Kompetensi Keilmuan Mahasiswa, Prodi Teknik Sipil FT UMI Rekrut Dosen Praktisi

Baca juga: Berbagi di Bulan Ramadan, Dokter Muda FK UMI Salurkan Bantuan di Panti Asuhan

 

FK UMI
Pelantikan pengurus BSO Fakultas Kedokteran UMI

Yakni bagi pribadi, para mahasiswa lebih mudah terintegrasi dengan masyarakat, tidak kaku dalam bertindak dan berinovasi. Bagi institusi, apa yang mahasiswa kerjakan juga tidak bisa dipisahkan dengan peningkatan mutu fakultas.

Prof Syarifuddin menambahkan, Fakutas Kedokteran juga berkomitmen untuk terus mendukung setiap karya mahasiswa baik berupa materi maupun unsur penunjang lainnya.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus periode sebelumnya, kami merasakan kerja sama ananda dalam berkarya mewujudkan kejayaan di FK UMI. Serta ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, mudah-mudahan bisa membawa organisasi masing-masing menjadi lebih baik dan mampu meninggalkan karya bagi institusi,” pesan Prof Syarifuddin.