JAKARTA, LINES.id – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Prof DR (HC) KH Ma’ruf Amin menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) secara virtual, Kamis (3/9/2020). Dalam audiensi ini, Wapres RI Ma’ruf Amin didampingi oleh staf Wapres RI Prof Masykuri Abdillah, Masduki Bhaidlowi, dan Dr Salahudin Al Ayubi. Sedangkan DPP LDII diwakili Penjabat Ketua Umum (Pj. Ketum) DPP LDII Ir H Chriswanto Santoso MSc, Ketua DPP LDII Dr H Rathoyo Rasdan MBA dan Dr H Iskandar Siregar MSi, Sekretaris DPP LDII Hasim Nasution SE SH, dan Rioberto Sidauruk SH MH.
Sebelumnya, Chriswanto Santoso memperkenalkan diri sebagai Pj. Ketum DPP LDII menggantikan Ketum DPP LDII, almarhum Prof Dr KH Abdullah Syam MSc. Selain itu, Chriswanto Santoso juga menjelaskan secara singkat hasil dari Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) LDII yang diselenggarakan secara virtual pada 19-20 Agustus 2020 lalu dan dihadiri 3.000 peserta dari 34 provinsi.
Hasil Rapimnas LDII 2020 memberi rekomendasi untuk keberlanjutan program LDII sebagai salah satu keputusan dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LDII Tahun 2018 yang mencakup delapan bidang. Yakni Wawasan Kebangsaan, Keagamaan dan Dakwah, Pendidikan, Ketahanan Pangan dan Lingkungan, Ekonomi Syariah, Kesehatan dan Herbal, Energi Terbarukan, dan Teknologi Informasi.
Menurut Chriswanto Santoso, delapan bidang tersebut sebagai salah satu kontribusi LDII kepada bangsa dan negara.Tindak lanjut delapan bidang tersebut telah diimplementasikan melalui Forum Group Discussion (FGD), dakwah pada kelompok masyarakat marjinal, dan pemanfaatan obat herbal. Chriswanto juga menambahkan beberapa kegiatan LDII dalam rangka membantu pemerintah di bidang pencegahan dan penanggulangan dampak Covid-19.
Baca juga: Gubernur dan Kakanwil Kemenag Sulbar Terima Audiensi Pengurus LDII Sulawesi Barat
Baca juga: Bantuan Pembelajaran Daring Cair, KBM di Ponpes Binaan LDII Kabupaten Kediri Semakin Lancar
“DPP LDII telah menyelenggarakan webinar tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di pondok-pondok pesantren bekerja sama dengan perwakilan Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, dalam perwakilan pondok pesantren di berbagai wilayah Indonesia, termasuk dengan Asosiasi Pesantren NU, Rabithah Ma’ahid Islamiyah,” papar Chriswanto.
Wapres RI berharap LDII bisa membantu melayani masyarakat
Menanggapi pemaparan dari LDII, sebelumnya Ma’ruf Amin menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ketua Umum DPP LDII almarhum Prof Dr KH Abdullah Syam MSc dan Ketua DPP LDII almarhum Ir H Prasetyo Sunaryo MT.
Untuk LDII, Wapres RI berharap, LDII bisa membantu dalam melayani masyarakat, sebagai tanggung jawab ormas pada bidang kebangsaan dan kenegaraan. Selain itu, ormas juga diharapkan mempunyai tanggung jawab dalam bidang keagamaan dan keummatan. “Delapan program yang dipaparkan Pak Chriswanto tadi itu merupakan bagian memperbaiki umat. Itu tanggung jawab bidang keagamaan dan keumatan.
Harapan saya, ormas-ormas itu tidak hanya melakukan pertemuan-pertemuan tapi juga melakukan perbaikan. Munculkan pusat-pusat perbaikan di beberapa titik. Pondok pesantren bisa menjadi salah satu pusat perbaikan itu. Baik perbaikan bidang akhlak, perbaikan ekonomi misalnya membantu kaum dhuafa, juga perbaikan kualitas sumber daya manusia umat keagamaan agar mampu berkompetisi, dalam hal ini melalui pendidikan,” ujar Ma’ruf Amin.
Baca juga: Perwakilan DKM Binaan LDII Mimika Ikuti Workshop Pengelolaan Manajemen Masjid
Baca juga: Perdebatan Alot Tiga Kandidat, Akhirnya Moch Amrodji Pimpin LDII Jawa Timur
Selain itu, Ma’ruf Amin berharap agar ormas juga berpartisipasi dalam membangun kesatuan umat. “Sekarang ada forum kerukunan antar umat beragama di tingkat provinsi dan kabupaten maupun kota, tapi belum ada forum seperti itu di tingkat pusat. Sementara selalu ada masalah yang merusak keutuhan umat dan kerukunan di antara umat beragama. Dan ancaman radikalisme, ekstremisme itu, masih ada. Karena itu, perlu kita mantapkan baik untuk pencegahan dan penanggulangannya,” ujar Ma’ruf Amin.
Wapres RI dukung keberlanjutan program LDII
Wapres RI memberikan beberapa arahan dan masukan bagi LDII dengan menjelaskan singkat tentang program prioritas pemerintah dalam berbagai upaya membangun bangsa dan negara. Antara lain dalam pembangunan sumber daya manusia, melanjutkan pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, reformasi birokrasi, dan transformasi ekonomi.
Pada saat pandemik Covid-19 ini, Ma’ruf Amin menambahkan, pemerintah fokus pada tiga hal yakni penanggulangan dampak Covid-19 pada kesehatan, penanggulangan dampak Covid-19 pada ekonomi dan sosial, serta penerapan protokol kesehatan.
“Sampai hari ini, untuk penerapan protokol kesehatan, belum bisa berjalan secara masif dan dipatuhi oleh seluruh anggota masyarakat. Untuk ini masih diperlukan sosialisasi, edukasi, dan pengawasan masif di lapangan. Penerapan protokol kesehatan ini ada pada masyarakat. Maka kami berharap, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, termasuk ormas keagamaan seperti LDII, membantu pemerintah. Karena ini juga bagian dari agama. Agama Islam mengajarkan bahwa jangan membayakan diri dan orang lain termasuk keluarga kita tentunya. Ketidakpatuhan kita pada protokol kesehatan bisa membahayakan diri kita dan orang lain,” papar Ma’ruf Amin.
Baca juga: Korda Usulkan Kader Muda, Begini Tanggapan Ketua LDII Jawa Timur
Baca juga: Muswil IX LDII Jawa Timur, PJ Ketua Umum: Dakwah LDII Menyentuh Kaum Marjinal
Pada kesempatan itu pula, Ma’ruf Amin mengapresiasi program dan kegiatan yang sudah dilakukan LDII. “Saya berharap program-program yang dipaparkan Pak Chriswanto itu agar terus dilanjutkan karena merupakan partisipasi ormas dalam pembangunan bangsa dan negara,” ujarnya.
Pada akhir pertemuan virtual ini, Wapres mendoakan kepengurusan LDII terus berlanjut, dan terus dapat mengeksekusi program-program yang telah direncanakan. “Saya mendoakan para pengurus LDII diberi kesehatan dan kekuatan untuk melanjutkan tugas-tugas yang diembannya sehingga bisa terus mengeksekusi dan melanjutkan program-program yang telah direncanakan dan ikut membantu pemerintah berpartisipasi dalam pembangunan agar terwujud masyarakat Indonesia yang maju dan sejahtera,” pungkas Ma’ruf Amin menutup acara audiensi virtual dengan jajaran pengurus DPP LDII.












