Komando Perkuliahan Semester Gasal 2020/2021
Pada kesempatan Komando Perkuliahan Semester Gasal 2020/2021, Prof Dr H Husain Syam M TP menegaskan kepada seluruh pimpinan unit/direktur Program Pascasarjana, untuk tidak menggunakan aplikasi Zoom. Hal ini karena dapat memberatkan mahasiswa. “Dosen boleh menggunakan aplikasi Zoom, tapi dosen harus bertanggungjawab kalau mahasiswa tidak mampu dari kendala pulsa,” harapnya.
Prof H Husain Syam mengharapkan aplikasi SYAM – OK, sebagai aplikasi sistem kuliah daring yang terkoneksi semuanya dengan beragam vitur menarik yang tersedia, dimanfaatkan oleh dosen dan proses KBM di kelas. Ini merupakan wujud UNM sebagai kampus digital, kampus global, dan menjadi kampus globalisasi dengan reputasi internasional.
Dengan kampus digital, informasi yang ada di UNM, harus sama dengan informasi kekinian yang ada di universitas bergengsi yang ada di Amerika, seperti Harvard University, dan lain-lain dan universitas bergengsi di Eropa. “Mahasiswa kita tidak perlu merasa bahwa kita kalah dengan fasilitas yang ada di Universitas Harvard di Amerika,” tegas Prof Dr Husain Syam.
Baca juga: PKM Pemanfaatan Microsoft 365 sebagai Solusi Pembelajaran Daring di SMKS Gunung Sari 1 Makassar
Baca juga: UMI Peringkat 64 Nasional, PTS Posisi Pertama Luar Pulau Jawa Dalam Klasterisasi Perguruan Tinggi
Saya bangga hari ini karena kita sudah berada pada on the track untuk menuju kampus dunia (World Class University/WCU). Disamping sebagai kampus digital, UNM juga adalah kampus entrepreneurship, dan itulah sebabnya UNM bercita-cita untuk melahirkan mahasiswa dan alumni yang memiliki kemampuan entrepreneurship, karena kemajuan suatu negara ditandai dengan sekitar 4% populasinya adalah pelaku wirausaha.
Prof Dr Husain Syam juga menegaskan dalam waktu satu bulan kedepan, kita akan menghadirkan satu lembaga yaitu Lembaga Inovasi dan Pengembangan Kewirausahaan, dan lembaga inilah yang akan mengantar UNM menjadi universitas global dengan ciri khas tersendiri, yaitu entrepreneurship.
Menuju kampus global yang berbasis digital, pimpinan UNM telah menyediakan SSO untuk seluruh sivitas akademika UNM yang biayanya cukup besar, yakni hampir tujuh ratus juta rupiah. Dengan kehadiran SSO di UNM, mahasiswa dapat berselancar di dunia internasional dan bisa mendunia, karena telah disiapkan infrastrukturnya. Prof Dr Husain Syam juga menegaskan bahwa kita di UNM, mari bekerja secara profesional, cerdas untuk mengantarkan mahasiswa kita berdaya saing global.
Baca juga: UMI Peringati HUT RI ke-75 dengan Zikir dan Doa hingga Dialog Kebangsaan
Baca juga: Kupas Secara Komprehensif, PK Silin Fakultas Kehutanan UGM Gelar 5 Seri Seminar Daring
Dalam kesempatan Komando Perkuliahan tersebut, Prof Dr Husain Syam juga mengurai secara gamblang dan detail terkait pakar atau expert yang dapat dihadirkan pada Komando Perkuliahan. Adalah pakar karena ia ilmuan, S1, S2, dan S3, karena ia birokrat, dia pejabat sehingga memiliki kepakaran di bidang yang ia tekuni. Tetapi ini memerlukan minimal 4 tahun menjabat baru disebut pakar, dan berikutnya dia disebut sebagai pakar karena dia praktisi, dan tipe pakar ini, tidak menutup kemungkinan seseorang yang tidak tamat sekolah dasar, tetapi dia memiliki jemampuan di bidangnya.
Mengakhiri kegiatan peluncuran SYAM – OK dan Komando Perkuliahan, Prof Dr Husain Syam menyampaikan closing statement sebagai berikut. “Semua ini bisa mengantarkan UNM maju bila kita bersama, jangan buat produktif tidak produktif, layani teman-teman yang belum bagus, dan layani mahasiswa dengan baik,” harapnya.












