Dosen Farmasi UMI Berbagi Kisah Setelah Sukses Raih Gelar PhD di Denmark

Dosen Farmasi UMI
Dosen Farmasi UMI Abdul Malik sukses meraih gelar Doktor di Department of Drug Design and Pharmacology, University of Copenhagen, Denmark.

 Beberapa output penelitian miliknya selama studi berupa satu artikel telah terbit di Journal Fitoterapia dan empat dalam proses finalisasi manuskrip. Selain meneliti, pihaknya juga diwajibkan untuk lulus sebanyak 30 ECTS atau di Indonesia dikenal sebagai SKS.

“Alhamdulillah semua bisa saya lulusi tanpa ada pengulangan. Hal yang paling menantang adalah kewajiban semua mahasiswa PhD termasuk saya untuk mengajar di kelas mahasiswa S1. Setiap mahasiswa PhD harus mengajar setara 300 jam,” terang Abdul Malik.

“Tantangannya adalah karena saya bukan native speaker dan mahasiswanya cerdas cerdas. Tetapi berkat bantuan dan mentoring dari supervisor sebelum dan setelah mengajar, saya bisa melalui tantangan ini semua. Alhamdulillah, Rabu, 17 Juni 2020 saya dinyatakan lulus pada PhD defence dengan judul thesis,” lanjutnya.




Baca juga: Webinar Lintas Negara FK UMI, Dekan: Saintis Pahami Hadis Nabi tentang Kesehatan

Baca juga: Dosen UMI Sukses Raih Gelar S3 di Thailand

 

Selama di Denmark, Dosen Farmasi UMI ini mengaku tidak pernah mendapatkan perlakuan buruk. Issue SARA seperti di beberapa negara Eropa lainnya tidak terasa di tempatnya seperti yang ia rasakan.

“Jika boleh menggambarkan bahwa senyum dan kegembiraan selalu ada. Bahkan dalam keadaan maupun umumnya mereka masih menghargai orang lain,” imbuh Abdul Malik.