Komitmen tiga kepala daerah
“Pada dasarnya Surabaya Raya belum aman dan butuh kesabaran untuk bisa melangkah ke masa transisi menuju new normal. Tapi bahwa ada komitmen bersama yang tinggi dari tiga kepala daerah untuk mampu menegakkan protokol kesehatan. Juga tinjauan aspek sosial dan ekonomi. Maka Forkopimda Jatim menyepakati untuk Surabaya Raya masuk masa transisi new normal untuk empat belas hari ke depan. Tetapi dengan menandatangani pakta integritas,” urai Gubernur Khofifah.
Pakta integritas ini akan menjadi format pengawalan bersama upaya-upaya yang dilakukan pemda kawasan Surabaya Raya. Dalam mencapai kondisi yang memenuhi syarat WHO untuk suatu daerah bisa menerapkan new normal.
Penandatanganan pakta integritas tersebut akan ditandatangani hari ini, Selasa (9/6/2020). Hal itu setelah para pemerintah daerah Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik mempresentasikan Perwali dan Perbup. Terkait aturan untuk diberlakukan transisi menuju new normal.
Baca juga: Pandemi Covid-19, Polda Jatim Berhasil Ungkap Kasus Narkoba Hingga Jaringan Terbawah
Baca juga: Alasan Khofifah Perpanjang PSBB Transisi Malang Raya Hingga 13 Juni 2020
Dalam setiap perwali dan perbup yang ada, Forkopimda Jatim meminta ada penegasan dan pendisiplinan terkait penerapan protokol kesehatan. Sebab Forkopimda Jatim tidak ingin adanya pelonggaran restriksi. Justru akan menyebabkan euforia di masyarakat. Sehingga berpotensi adanya second wave penularan covid-19.












