JAKARTA, LINES.id – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, membuka sekaligus memberi arahan pada rapat koordinasi pembinaan inovasi daerah secara virtual, Senin (8/6/2020). Rapat tersebut terselenggara atas kolaborasi antara Kementerian Dalam negeri (Kemendagri), Kementerian Pedayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), dan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN). Kegiatan ini diadakan untuk membangun sinergitas dari lintas kementerian kepada daerah dalam menginisiasi inovasi pencegahan dan penanggulangan pandemi Covid-19.
Hadir sebagai pembicara, yakni Plt. BPP Kemendagri, Agus Fatoni, Deputi Bidang Pelayanan Publik, Kemenpan-RB, Diah Natalisa, dan Deputi Penguatan Inovasi Kemenristek/BRIN, Jumain Appe. Kegiatan ini diikuti oleh kepala daerah provinsi, dan kabupaten/kota, sekretaris daerah provinsi, dan kabupaten/kota, sekretaris BPP Kemendagri, kepala pusat litbang BPP Kemendagri. Kepala badan litbang provinsi, dan kabupaten/kota, kepala Bappeda provinsi, kabupaten/kota, organisasi perangkat daerah yang membidangi kelitbangan, serta aparatur sipil negara (ASN) baik di pusat maupun daerah.
Dalam sambutannya, Mendagri menekankan, inovasi merupakan sebuah keniscayaan agar dapat beradaptasi dengan perubahan. Perubahan harus dapat diikuti, karena negara yang unggul adalah mereka yang mampu beradaptasi. Ia menunjukkan, peringkat Indonesia yang masih rendah dalam hal inovasi. Kemendagri terus mendorong agar inovasi dapat berkembang, terutama yang dilakukan pemerintah daerah. Sebab, penilaian inovasi secara nasional tidak hanya diukur dari kinerja pemerintah pusat atau non pemerintah, tetapi juga melibatkan peran daerah.
Baca juga: Dorong Inovasi Pemda, Mendagri Sampaikan Empat Poin Penting Lomba Inovasi Daerah
Baca juga: Mendagri Terima Bantuan 2000 APD untuk Tenaga Medis
Dalam hal penanganan Covid-19, beragam inovasi juga dibutuhkan. Tak sedikit pihak yang memprediksi pandemi ini akan berlangsung lama. Sampai saat ini, semua pihak tengah berusaha menemukan vaksin atau obat yang ampuh menangani Covid-19. Berbagai sumber menyebutkan, vaksin paling cepat ditemukan pada tahun mendatang. Namun, karena infeksinya menyerang banyak orang, sehingga proses pemberian vaksin juga bakal berlangsung lama. “Oleh karena itu diperkirakan penyelesaian Covid-19 ini akan berlangsung dalam jangka waktu yang tidak sebentar,” kata Mendagri.
Covid-19 melumpuhkan sektor…












