Kolaborasi Kemendagri, Kemenpan-RB dan Kemenristek Inisiasi Inovasi Penanggulangan Pandemi Covid-19

Kolaborasi Kemendagri, Kemenpan-RB dan Kemenristek Inisiasi Inovasi Penanggulangan Pandemi Covid-19
Rapat koordinasi pembinaan inovasi daerah secara virtual antara Kemendagri, Kemenpan-RB, dan Kemenristek/BRIN, Senin (8/6/2020).

Diah menuturkan, mekanisme penjaringan inovasi pelayanan publik ini menggunakan dua cara, yakni melalui media sosial dan pendaftaran mandiri pada aplikasi Jaringan Pelayanan Publik Nasional. “Apresiasi inovasi pelayanan publik penanganan Covid-19 akan diberikan kepada tiga pihak, yaitu kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, organisasi/lembaga instansi swasta, serta masyarakat secara umum, baik individu maupun organisasi,” ujarnya. Dirinya mengimbau, agar para inovator dapat mendaftarkan diri jika memiliki inovasi yang dimaksud.

Inovasi butuh kolaborasi semua pihak

Sementara itu, Deputi Penguatan Inovasi Kemenristek/BRIN Jumain Appe menuturkan, membangun inovasi membutuhkan kolaborasi semua pihak. Dirinya mengapresiasi, terselenggaranya kegiatan rapat koordinasi, sebagai upaya mendorong daerah berinovasi. “Tidak bisa hanya didukung oleh pemimpin, tetapi juga perlu didukung oleh seluruh perangkat kerja di bawahnya, termasuk masyarakat,” ujarnya.

Selama ini, Kemenristek/BRIN telah melakukan beragam ikhtiar untuk meningkatkan daerah berinovasi. Salah satu upaya ini, yaitu melalui pengukuran indeks daya saing daerah. Di sisi lain, dalam mendorong lahirnya inovasi dalam penanganan pandemi, Kemenristek/BRIN juga telah membentuk konsorsium yang terdiri dari lintas kementerian/lembaga dan juga perguruan tinggi. Dari wadah tersebut telah melahirkan beragam inovasi yang bisa dimanfaatkan.



 

Baca juga: Wali Kota Risma Kebut Renovasi Stadion GBT Persiapan Piala Dunia U 20 Tahun 2021

Baca juga: Plt Gubernur Aceh Lepaskan 50 Ekor Sapi yang Dikarantina, Kondisinya Kurus dan Kurang Sehat

 

Senada dengan Jumain Appe, Plt. Kepala BPP Kemendagri, Agus Fatoni, menekankan segala upaya akan lebih efektif jika dilakukan dengan berkolaborasi, termasuk dalam membangun daerah berinovasi. Ia sadar, banyak kementerian/lembaga yang melakukan pembinaan dalam mendorong daerah berinovasi. “Hari ini kita mendapat pelajaran, bahwa kita harus berinovasi di segala bidang, lebih-lebih dalam menghadapi situasi pandemi yang tengah melanda negara di seluruh dunia,” katanya.

Hidup di tengah pandemi, lanjut Fatoni, meniscayakan adanya inovasi agar mampu beradaptasi. Karenanya, tatanan kehidupan normal baru yang produktif dan aman dari Covid-19 harus dipersiapkan.