Langkah Nurdin Abdullah Tangani Covid-19 Diapresiasi Ketua DPRD Sulsel

Nurdin Abdullah
Ketua DPRD Sulsel, Ina Kartika Sari, saat rapat di Posko Covid-19 Manunggal, Minggu (7/6/2020).

MAKASSAR, LINES.id – Berbagai program dan kebijakan yang dilakukan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, terus mendapatkan support dan dukungan dari Ketua DPRD Sulsel, Ina Kartika Sari.

Ketua DPRD Sulsel, Ina Kartika Sari, saat rapat di Posko Covid-19 Manunggal mengaku sangat mensupport langkah Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dalam mengatasi Covid-19 di Sulsel.

“Kami terus mensupport langkah dan kebijakan tim gugus tugas dalam upaya memutus rantai penularan Covid-19. Termasuk memberikan apresiasi kepada gubernur, dalam pemamfaatan anggaran yang telah kita tetapkan bersama,” kata Ina Kartika Sari, Minggu (7/6/2020).

Baca juga: Sebaran Pasien Sembuh Corona 31 Mei, DKI-Sumsel-Sulsel Terbanyak

Baca juga: Jadi Korban Bullying, Rizal Terima Hadiah dari Gubernur Sulsel

 

Ia menyebutkan, berkat berbagai program diantaranya inovasi wisata Covid-19, Sulsel saat ini sudah berada di posisi Angka Reproduksi (Rt) dibawah satu.

“Sesuai yang disampaikan Prof Ridwan Amiruddin dengan adanya inovasi Wisata Covid-19, kita bisa meminimalkan anggaran yang ada,” sebutnya.

Ketua DPRD sulsel lebih jauh mengaku sampai saat ini anggaran digunakan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh jajaran Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel.

Baca juga: Diprediksi Jadi Cluster Baru, Pasar di Kalteng Gelar Rapid Test Massal

Baca juga: Omzet Capai 5M, Lumbung Pangan Jatim Kini Bisa COD via WhatsApp

 

“Anggaran itu digunakan dengan sebaik-baiknya. Untuk itu saya atas nama DPRD Sulsel mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Gubernur beserta seluruh jajaran dan seluruh satuan gugus tugas,” ucapnya.

Ina menambahkan, seluruh tim terus bekerja dengan kompak dengan seluruh forkopimda, dengan keterbatasan anggaran yang ada.

“Seluruh tim telah bekerja dengan kompak dengan semua pihak terkait termasuk seluruh Forkopimda. Kami tidak bisa membayangkan bila hal itu tidak sampai terjadi. Bagaimana kita akan menangani kasus ini dengan anggaran yang terbatas,” tutupnya.