Rektor UMI: Halal bi Halal Virtual Capai 500 Peserta, Bukti Kemajuan Teknologi Membuat Silaturahim Semakin Dekat

Halal bi Halal Virtual
Meski pandemi Covid-19. sivitas akademika UMI tetap melaksanaka Halal bi Halal secara virtual, Kamis (28/5/2020).
Jamaah adalah kunci silaturahim

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI Prof Dr Mansyur Ramli menjelaskan bahwa konsep menuju tatatanan kehidupan standar baru itu ada di kekuatan jamaah. Jamaah adalah kunci dari silaturahim.

“Kita harus membawa energi baru memasuki dunia baru yang orang sebut sebagai new normal dan kita sementara menyiapkan itu. Semoga UMI bisa semakin maju menuju universitas berkelas dunia seiring konsep yang berjalan ini,” papar Prof Mansyur.

“Orang banyak bicara new normal. Kuncinya ada pada jamaah. Mari kita tetap membangun kehidupan jamaah di UMI. Kita tidak boleh hanya mengadalkan seluruh fasilitas atau hal yang lain, tapi juga jangan sekali kita melupakan para pendahulu kita,” sambung Prof Mansyur.

Baca juga: Imam Besar Masjid Istiqlal: Kuliah di UMI, Anda Tidak Salah Pilih Karena UMI Kendaraan Dunia dan Akhirat

Baca juga: Halal bi Halal Virtual, FK UMI Hadirkan Imam Besar Masjid Istiqlal

 

Sedangkan Ketua Yayasan Wakaf UMI Mokhtar Noer Jaya mengatakan, momen Idul Fitri 1441 H dan Halal bi Halal harus menjadi alat penggugur demi bisa saling memaafkan bagi semua, terlebih di situasi Covid-19.

“Kita menyiapkan amalan untuk hidup kekal di akhirat dengan bersilaturahim,” ungkap Mokhtar Noer Jaya.