Kampus swasta berakreditasi intitusi A pertama di Indonesia Timur ini, kata Mantan Direktur Pascasarjana UMI ini. Memiliki branding yang baik tidak luput dari citra yang dibangun oleh setiap alumni dimana pun berada.
UMI dorong alumni berkualitas di berbagai sektor
Sementara itu, tampak seluruh alumni yang hadir dalam silaturahim virtual itu bersepakat untuk mengkonsolidasikan gerakan positif demi membuat UMI lebih dikenal lagi di masyarakat luas.
Para alumni mengakui bahwa kampus yang berdiri 23 Juni 1954 ini telah meletakkan infrastruktur pendidikan menuju perguruan tinggi berkelas internasional.
Baca juga: Nuzulul Quran UMI, Prof Mansyur Beberkan Riwayat Hingga Riset Alquran untuk Kesehatan
Baca juga: Berlangsung Khidmat, UMI Peringati Nuzulul Quran Via Online
“Almamater hijau mendunia. Kita lihat saja saat ini capaian demi capaian di berbagai tingkat hingga internasional,” papar seorang Alumni Fakultas Hukum UMI.
Salah seorang alumni Fakuktas Ekonomi UMI, Mardiana Rusli menyebutkan, sebagai alumni ia siap mendorong terciptanya regenerasi UMI yang mampu menduduki posisi strategis di berbagai tempat.
Diakuinya, sebagai institusi pendidikan dan dakwah, UMI terbilang sukses mendorong alumni yang berkualitas di berbagai sektor.
“Saya pernah menjadi seorang anggota KPU Sulsel. Sebagai alumni ini catatan baik. Hanya saja kita masih perlu membentuk kader-kader yang memilih fokus pada isu atau gerakan sosial tertentu. Misalnya soal politik, kita masih jarang ambil bagian seperti akademisi untuk banyak membicarakan atau menjadi salah satu tim penting di penyelenggaraan pemilu,” papar Ana, sapaan akrabnya.












