Kiat menghadapi masalah penyelesaian studi
Salah seorang peserta Syamril, dari Pangkep memiliki masalah dalam hal penyelesaian studinya, bagaimana kiat-kiatnya, agar dapat mengatasi masalahnya. Host Dr M Ishaq Shamad menjelaskan, semua masalah pasti ada solusinya, sepanjang manusia mau berusaha dan berikhtiar, sambil berdoa kepada Allah Swt. Studi yang dijalani, harus dengan sabar, ikhlas dan tekun memenuhi semua ketentuan dan persyaratan akademik. Selain itu, harus belajar keras dan rajin mengerjakan tugas-tugas yang dibebankan. “Kalau semua itu sudah ditempuh, baru kemudian bertawakkal kepada Allah Swt,” jelasnya.
Baca juga: Pesantren Ramadan Virtual UMI: Alquran Sebagai Hudan Linnaas
Baca juga: Pesantren Ramadan Virtual UMI: Tanda-tanda dan Cara Meraih Lailatul Qadr
Selanjutnya disampaikan selamat kepada Najwa, dari Madrasah Aliyah Al-Mazahirah Pinrang yang sudah mengikuti Pesantren Ramadhan Virtual UMI ini sebanyak sepuluh kali. Aehingga sudah melewati batas yang ditetapkan tim pesantren virtual UMI, sehingga Najwa memperoleh fasilitas bebas tes masuk di UMI. “Congratulations Najwa. Namun demikian, ia tetap diminta untuk aktif join acara ini secara kontinyu sampai Ramadan tahun 2020 ini berakhir,” ajak Host.
Syarifah Raehana, turut bergembira, dan memberi semangat kepada Najwa, sambil berharap, agar masih ada calon MABA UMI lainnya yang bisa memperoleh fasilitas bebas tes seperti ini.












