Penyerahan bantuan sesuai SOP pencegahan Covid-19
“Sesuai data yang kami kumpulkan, kegiatan awal 38 paket bantuan tersalurkan, kegiatan kedua 43 paket bantuan tersalurkan,” sambung Poetry.
Saat pendistribusian bagi mahasiswa Fikom UMI terdampak Covid-19, kata Poetry, pihaknya beserta para petinggi Fikom UMI melakukan koordinasi dan pemantauan langsung meski via online.
Sebab, disebutkan Poetri, protokoler dan SOP penanggulangan Covid-19 seperti larangan berkumpul hingga perintah physical distancing dan social distancing masih diberlakukan oleh pemerintah.
Baca juga: Raih Gelar Doktor, Ketua Yayasan STIE Nobel Ungkap Alasannya Pilih UMI
Baca juga: Ujian Promosi Via Daring, Kepala Lapas II A Provinsi Riau Raih Doktor di UMI
“Saat pembagian kami pimpinan berkoordinasi secara online mengingat anjuran PSBB dan social distancing. Namun, secara teknis saya (WD3) memonitoring langsung pelaksanaan. Sedangkan penyaluran bantuan dibantu oleh Tim panitia dari BEM/BLM yang sukarela mengusulkan diri untuk ikut serta membantu,” tutur Poetri.
Kegiatan ini direncanakan Fikom UMI, akan berlanjut lagi jika dimungkinkan. Dan jika masih ada mahasiswa Fikom UMI yang masih layak mendapatkan bantuan.
“Saat ini kami masih memonitoring perkembangan kondisi kesehatan atas keluhan lain dari mahasiswa kami untuk kami tindak lanjuti. Besar harapan kami kepada Tim Crisis Center UMI untuk segera menyalurkan bantuan kepada mahasiswa yang sudah terdata baik secara bertahap atau menyeluruh. Karena melihat kondisi kami di Fakultas secara material juga semakin terbatas.












