Bangun Silaturahmi, Salim Segaf Al Jufri Sambangi Markas Dakwah Wahdah Islamiyah Sulbar

wahdah islamiyah
Kunjungan mantan Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri sekaligus dewan Syuro PKS ke pengurus Wahdah Islamiyah Sulawesi Barat.

Humas Wahdah Islamiyah
Melaporkan dari Mamuju

 

MAMUJU, LINES.id – Mantan Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri sekaligus dewan Syuro PKS, menyambangi pengurus Wahdah Islamiyah Sulawesi Barat.

Silaturahmi ini merupakan salah satu agenda resmi yang dijadwalkan dalam kunjungan kerjanya ke Sulawesi Barat, dalam rangka memperkuat silaturahmi dengan ormas Islam di daerah ini.

Bersama dengan jajaran pengurus PKS Sulawesi Barat, kedatangan Salim Segaf Al Jufri disambut oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Sulbar Drs Ahmad Yunus. Didampingi Wakil ketua dan jajaran pengurus Wahdah Sulbar.

Wakil DPW Wahdah Islamiyah Sulbar Muh Yamin Saleh menyatakan menyambut baik kegiatan. “Alhamdulillah kami ucapkan ahlan wa sahlan kepada beliau dan jajaran yang mendampinginya,” ungkap Wakil Muh Yamin Saleh.

Ia juga berharap kunjungan Habib Salim ke Sulbar bisa membawa manfaat yang banyak bagi ummat secara umum. “Adapun kunjungan beliau ini kita berharap akan semakin memperkuat silaturahmi dan soliditas. Khususnya dalam dakwah Islamiyah, itu harapan terbesar kami,” harap Muh Yamin.

Yamin juga mengatakan, kegiatan silaturahmi sebagai tanda bahwa Wahdah Islamiyah bukan komunitas tertutup. “Kami Wahdah Islamiyah adalah ormas Islam yang sangat terbuka dan senantiasa membuka diri kepada semua pihak kaitannya dengan silaturahmi maupun agenda keummatan,” ungkapnya.

Sambutan Salim Segaf Al Jufri

Sementara itu, Salim Segaf Al Jufri menyampaikan tujuannya ke Wahdah untuk membangun silaturahmi dan kebersamaan dalam rangka mengusung perbaikan ummat di masa yang akan datang.

“Apapun kelompoknya, apapun mazhabnya selama kita masih dalam naungan ahlusunnah wal jamaah kita harus bersatu, kerja kolaborasi untuk perbaikan ummat dan bangsa ini kedepan,” jelas Habib Salim Al Jufri.

Menurutnya, perbedaan itu pasti ada dan sebuah keniscayaan akan tetapi ada banyak titik temu yang bisa ditempuh untuk mempertemukan umat ini. Banyak sekali peluang yang bisa kita lakukan untuk memberikan warna dalam pembangunan bangsa dan negara ini.

Lebih jauh Habib Salim memberikan 3 perbedaan antara Wahdah dan PKS, “Wahdah kalau dipaksa berpolitik itu hal yang tidak mungkin karena mereka tidak tertarik dengan jalur politik. Akan tetapi ada banyak ruang dan momentum untuk mempertemukan ide dan gagasan demi kepentingan ummat,” katanya.

Usai melakukan dialog dengan jajaran pengurus, Salim Segaf menyampaikan apresiasi kepada pengurus Wahdah Islamiyah Sulbar. Ia menyampaikan pesan agar kolaborasi keummatan terus terjalin dengan baik antara semua haraqah islamiyah.

Follow Berita Lines Indonesia di Google News.

Follow Channel WhastApp Lines Indonesia di WhastApp.