MAKASSAR, LINES.id – Kementerian Sosial dan Politik BEM FBS UNM melakukan Jumat Bersih di area Fakultas Bahasa dan Sastra UNM, Kampus FBS UNM Parangtambung, Jalan Daeng Tata Makassar, Jumat,(14/2/2020).
Kegiatan Jumat bersih tersebut diikuti oleh mahasiswa FBS UNM dan beberapa dosen serta pejabat FBS UNM. Diantaranya Dekan FBS UNM Prof Dr Syukur Saud MPd dan para Wakil Dekan, diantaranya WD 1 Dr Sahril, WD 2 Dr Muhammad Saleh, WD 3 Prof Dr Sukardi Weda, dan WD 4 Dr Azis.

Muh Fadel Rachman yang juga Menteri Sosial Politik BEM FBS UNM mengatakan, giat Jumat bersih ini dilakukan dua kali dalam satu bulan oleh BEM FBS UNM bersama dengan seluruh LK di lingkungan FBS UNM.
Fadel menambahkan bahwa kegiatan ini mendapat support dari pimpinan, untuk itu kami sangat mengapresiasinya. “Dosen juga terlibat aktif dalam kegiatan tersebut dan kegiatan ini menjadi salah satu program BEM FBS UNM untuk mewujudkan kampus yang indah dan bersih,” ucapnya.

Apresiasi Dekan dan Wakil Dekan
Dekan FBS UNM yang juga hadir di lokasi kerja bakti mengatakan bahwa kegiatan mahasiswa ini sangat diapresiasi. Syukur Saud menambahkan bahwa saya salut dan gembira atas partisipasi anak-anak LK yang secara ikhlas dan sukarela membersihkan kampusnya sendiri tanpa perintah dari pimpinan fakultas. Dan ini telah menjadi salah satu program unggulan anak-anak mahasiswa di BEM FBS UNM.
“Ini sangat surprise karena anak-anak kita telah membantu orang tuanya, ini indikasi baik bahwa anak-anak kita adalah anak yang baik,” ujarnya.
“Syukur Saud juga berharap kegiatan Jumat bersih ini perlu disinergikan dengan program Jumat bersih fakultas dan harus dilakukan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh WD 3 FBS UNM Prof Dr Sukardi Weda yang juga terjun langsung berbaur dengan mahasiswa melakukan bersih-bersih di area kampus FBS, mulai dari pagar depan kampus UNM Parangtambung hingga halaman kampus FBS.
Sukardi Weda sangat mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya Jumat bersih yang dilakukan adik-adik mahasiswa. “Ini juga merupakan wadah silaturahim antara mahasiswa, khususnya adik-adik fungsionaris atau pengurus LK dan dosen serta pimpinan fakultas,” tambahnya.












