Pesilat Cilik Persinas ASAD Jayapura Meriahkan Pentas Seni YPKP

persinas asad jayapura
Pesilat cilik dari PERSINAS ASAD Kabupaten Jayapura mengikuti pentas seni YPKP dalam rangka memeriahkan HUT Yayasan Pondok Karya Pembangunan (YPKP) ke-47 pada Jumat (16/12/2022) pagi.

JAYAPURA, LINES.id – Pesilat cilik dari Perguruan Pencak Silat Nasional (PERSINAS) ASAD Kabupaten Jayapura mengikuti pentas seni YPKP dalam rangka memeriahkan HUT Yayasan Pondok Karya Pembangunan (YPKP) ke-47 pada Jumat (16/12/2022) pagi.

Yayasan di bidang pendidikan yang telah berdiri pada tahun 1975 di Tanah Papua telah memiliki puluhan sekolahan dari tingkat TK/PAUD sampai perguruan tinggi ini bertempat di Jalan YPKP Sentani, Sentani Kota, Kabupaten Jayapura.

persinas asad jayapura

Sementara itu pentas seni yang bertemakan “Merajut Kebhinekaan Kokohkan Semangat Kebangsaan” ini dihadiri oleh para forkopimda, pengurus yayasan, guru dan tenaga pendidik, para siswa, orang tua siswa, serta stakeholder terkait.

Dalam pentas seni tersebut pesilat cilik Persinas ASAD Kabupaten Jayapura di bawah tim pembimbing guru Heti Rohmawati Hidayah SPd dan Stania Melia Rofiqoh tampil memukau dengan kostum hijaunya yang dihias aksesoris cantik nan indah dan gerakan tapak tiga khas perguruan.

Baca juga: Masuk Kepengurusan IPSI Manokwari 2022-2026, Ini Harapan Persinas ASAD

Adapun keempat pesilat cilik Persinas ASAD tersebut atas nama Ananda Bilqis, Yarin, Waldan, dan Raihan yang juga merupakan siswa kelas 3 SD YPKP 2 Sentani. Di akhir penampilan mereka menutup dengan atraksi padudung.

Sementara itu Ketua Persinas ASAD Kabupaten Jayapura H Muhammad Sabir SE mengatakan, seni bela diri pencak silat ini adalah budaya asli bangsa, oleh karenanya mari bersama untuk mempertahankan dan melestarikan budaya seni tradisional dan seni pencak silat ini sebagai budaya warisan bangsa.

“Selain itu melalui keikutsertaan ini, kami ingin mengenalkan sedini mungkin kepada siswa tentang seni bela diri khususnya pencak silat karena banyak sekali manfaat yang didapat,” ujar H Muhammad Sabir.

“Karena dari bela diri, kami dapat mengajarkan arti dari kesabaran, ketekunan, serta bisa melatih fisik, mental dan kekuatan dari anak tadi, sehingga dengan adanya pembinaan yang intensif diharapkan menjadi pribadi yang berjiwa besar dan berbudi pekerti yang luhur,” tambahnya. (dew)

Follow Berita Lines Indonesia di Google News.

Follow Channel WhastApp Lines Indonesia di WhastApp.