MAMUJU, LINES.id – Permainan katto-katto atau latto-latto merupakan permainan sepasang bola padat yang digantung menggunakan tali di kedua sisinya.
Permainan ini terbuat dari bahan plastik yang memiliki tektur keras dan padat yang berbentuk bulat dengan permukaan halus.
Sempat viral tahun 2003 dan sering di jadikan bahan perlombaan di acara pesta rakyat, perayaan hari ‘besar’, bahkan di acara pernikahan dan acara lainnya.
Baca juga: Pastikan Kesehatan Balita, Puskesmas Keang Gelar Posyandu Rutin
Dipengjung tahun 2022, permainan ini kembali viral, dan banyak di jumpai di setiap perkampungan yang ada di sekitar Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi barat.
Salah satunya di Desa Keang, kita bisa mehat permainan ini di mainkan oleh anak-anak dan pra remaja di lorong-lorong dusun, bahkan sesekali orang tua juga mencoba memainkan permainan katto-katto ini.
Baca juga: Cegah Stunting, Puskesmas Keang Rutinkan Kelas Ibu Hamil
Salah seorang pemuda desa Aldin Mukti Ali, menuturkan bahwa, permainan ini sangat digemari anak-anak di sini, selain karna harganya murah permainan ini juga mudah dijumpai.
“cara bermainnya lumayan menantang karna kalau meleset bisa mengenai tangan dan lengan kita,” ujarnya.
Pria yang berprofesi sebagai perawat ini mengatakan kekurangan dari permainan ini yaitu karna menimbulkan suara bising yang kadang-kadang membuat orang tua lanjut usia terganggu.
“Harapan saya semoga permainan-permainan tradisonal lainnya bisa kembali viral. Sehingga anak-anak tidak hanya sibuk bermain gatget tapi juga mengenal permainan trdisonal lainnya,” Harap Aldin.







